News

News

Dampingi Gus Yasin, Calon Wakil Walikota Cantik Ini Minta Warga Solo Pilih No 2

SOLO – Calon Wakil Walikota Solo, Astrid Widayani, meminta warga kota Solo untuk memilih paslon 2 (Luthfi-Yasin) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada coblosan 27 November 2024. Pernyataan itu disampaikan Astrid saat mendampingi Cawagub Jateng Gus Yasin, di sela menjemput kepulangan mantan presiden RI ke-7 Jokowi, di rumahnya, daerah Sumber, Banjarsari, Solo, “Kami sebagai calon walikota Solo (Respati-Astrid), memohon kepada warga Solo untuk bersama-sama memenangkan paslon 2 Pak Luthfi-Gus Yasin, sebab keduanya sudah berpengalaman di Jawa Tengah,” kata Rektor UNSA tersebut. Calon Wakil Walikota perempuan pertama di Solo ini menjelaskan, Ahmad Luthfi sudah 5 tahun menjabat Kapolda Jateng. Sedangkan Gus Yasin pernah menjabat wakil gubernur 2018-2023 dan Putra dari Mbah Maimoen Zubair guru saya. “Keduanya juga kombinasi pemimpin nasionalis dan religius, yang dibutuhkan Jawa Tengah. Sangat cocok untuk menjaga keutuhan dan kerukunan Jateng,” imbuh wanita cantik ini. Untuk kota Solo, kata Astrid, ke depan harus sinergi seiring dan sejalan dengan pemerintah provinsi. Sebab program-perogram daerah akan berjalan dengan baik jika linier dengan pemerintah di atasnya. Begitupun provinsi akan menyesuaikan dengan program pemerintah pusat. “Karena itu kami mengajak warga Solo yang sudah punya hak pilih, untuk menyukseskan pilkada serentak 27 November dengan berbondong-bondong ke TPS. Suara anda menentukan nasib Solo dan Jawa Tengah. Jangan lupa pilih no 2,”ujarnya. Astrid Widayani maju calon wakil Walikota Solo bersama Respati sebagai calon Walikota. Keduanya diusung koalisi KIM (Koalisi Indonesia Maju), yang didukung Jokowi dan presiden terpilih Prabowo Subianto. Wanita energik ini merupakan sosok yang berpengalaman dalam pendidikan, terutama di bidang manajemen. Dia pernah memimpin sejumlah lembaga di sektor pendidikan sekaligus mengembangkan program pendidikan baru. Astrid Widayani juga memperkenalkan dirinya sebagai aktivis gerakan pemuda yang secara konsisten terlibat dalam berbagai organisasi yang erat hubungannya dengan masyarakat. Dilihat dari akun LinkedIn miliknya, Astrid Widayani merupakan lulusan dari perguruan tinggi Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Business School Lausanne (BSL). Berikut uraian riwayat pendidikan Astrid Widayani : Administrasi Bisnis, Sekolah Bisnis Lausanne (BSL) (tahun 2019-2022)Magister Manajemen, Universitas Gadjah Mada (UGM) (tahun 2010-2012)Sastra Inggris, Universitas Diponegoro (UNDIP) (tahun 2004-2008) Selain Calon Wakil Walikota peertama, Astrid juga sebagai rektor wanita pertama di Universitas Surakarta (UNSA). Dia resmi dikukuhkan sebagai Rektor UNSA sejak 16 Maret 2023. Untuk Masa Jabatan 2023-2027.***

News

Ikut Upacara Hari Santri Nasional, Gus Yasin Minta Santri Mendunia dengan Pesantren Obah

KENDAL – Menyambut Hari Santri Nasional 22 Oktober 2024, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Selasa pagi (22 Oktober 2024), menghadiri upacara di lapangan Ponpes Al Ulya, Kedungsuren, Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Upacara yang diselenggarakan Ponpes tersebut diikuti para santri, guru, dan warga masyarakat. Lapangan desa tersebut penuh dengan santriwan-santriwati yang khidmat sejak pagi. Semua petugas upacara adalah para santri tenaga sekolah dan pengurus NU kecamatan Kaliwungu Selatan Kendal. Yang berbeda dengn upacara nasional lainya, upacara ini pesertanya banyak yang bersarung dan berpeci ala santri. Setelah Inspektur upacara masuk lapangan, dilanjutkan mengibarkan bendera merah putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Yahlal waton, dan pembacakan ikrar jihad santri. Inspektur upacara adalah KH. Fatkhur Rohman, S.Ag, yang juga Ketua Tanfidiyah NU Kecamatan Kaliwungu Selatan. Dengan doa Pengasuh Ponpes Kyai Muhammad Syakirin. Gus Yasin dalam amanahnya mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2024. Dari podium upacara, Cawagub no 2 itu menyampaikan, tema Hari Santri Nasional 2024 adalah “Menyambung Juang Merengkuh Indonesia.” “Itu artinya para santri harus siap meneruskan perjuangan para syuhada pendahulu kita. Meneruskan dengan cara mengisi kemerdekaan dengan ukiran prestasi,”kata putra Mbah Maimoen Zubair itu. Cawagub incumbent itu menambahkan, jika dulu para ulama berjuang melawan dan mengusir penjajah, saat ini para santri berjuang menjawab tantangan zaman. Semangat ini juga merujuk pada resolusi jihad (seruan kewajiban berjihad untuk melawan penjajah), yang dicetuskan KH. Hasyim Asyari, pendiri NU. Gus Yasin juga menyemangati santri untuk tidak berkecil hati. Sudah saatnya santri mendunia dengan pesantren obah. Salah satu program unggulan dia bersama Ahmad Luthfi untuk maju gubernur. Pesantren Obah adalah program yang isinya bagaimana pemerintah memikirkan kemajuan santri dan pesantren. “Diantaranya pemerintah membantu sarana dan prasarana pesantren, memberi insentif guru madin, memberi beasiswa santri, dan melatih santri dengan bekal kerja yang bersertifikat,” katanya. Upacara selesai, pria yang selalu bersarung dan berkopiah ini menyapa santri. Keliling lapangan menyalamani santri satu per satu. Mereka berebut salaman dan minta foto bersama dari ujung barat lapangan hingga ujung timur.***

News

Puluhan Ribu Alumni Ponpes AL Anwar Purworejo Siap Menangkan Luthfi-Yasin

PURWOREJO – Lantunan zikir dan doa menyambut kedatangan Gus Yasin, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, di Purworejo. Saat masuk ruangan, jamaah seisi gedung bersahutan menggemakan mujahadah pembacaan ayat-ayat Quran. Mujahadah adalah membaca doa sungguh-sungguh untuk tujuan atau hajat tertentu. Dalam hal ini hajat Gus Yasin maju Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah. Gus Yasin tiba pukul 13.00, di Gedung Serba Guna PKP-RI Kanwil Purworejo, Jl Jendral Sudirman, Purworejo. Di sinilah para alumni Ponpes Al Anwar Purworejo, yang jumlahnya ribuan di Jawa Tengah berkumpul. Mereka mujahadah untuk kemenangan Cagub dan cawagub Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin). Hadir dalam pertemuan ini KH. R. Mahfud Chamid, Pengasuh Ponpes, dan KH Said Asrori, Khatib Am NU Purworejo. Kyai Mahfud mengatakan kepada hadirin, pertemuan ini bukan pengajian atau Mujahadah biasa. Tetapi pengajian siasah (politik) untuk kebangsaan dan agama. Menurutnya ada puluhan ribu alumni di Jawa Tengah yang siap memenangkan Palson 2 (Luthfi-Yasin). “Saya ingat ngendikane guru-guru Kyai dulu. Jadi Santri tidak usah sibuk sana sini keluar pondok. Duduk aja tenang ngaji atau mulang ngaji, insyaa Alloh ayem,” kata Kyai Mahfud Chamim. “Tetapi saya katakan dalam era sekarang, kita bisa ngaji ayem tentrem aman itu karena akibat keputusan politik. Kalau yang memegang kuasa atau politik orang pesantren, tentu bisa terjamin. Tapi kalau pemimpinnya bukan orang pesantren, bagaimana nasib pesantren bisa terurus.” “Makanya santri harus melek politik, wajib menentukan Calon Pemimpin Jawa Tengah. Alhamdulilah ini ada Gus Yasin, Putra Mbah Moen, santri Sarang yang maju Wakil Gubernur. Wajib hukumnya kita pilih,”tegasnya. Menurutnya, tidak ada alasan lagi, santri untuk tidak peduli politik. Sebab semua kebijakan termasuk nasib pesantren ditentukan oleh politik. Santri yang cuek dengan politik akan dimakan politik itu sendiri. “Barang siapa tidak tahu politik akan dimakan politik itu sendiri. Seperti yang di desa desa itu, tahunya hanya nerima uang. Itu bahaya, akibat tidak paham politik,” katanya lagi. Kepada jamaah, Gus Yasin menjelaskan kenapa harus maju lagi. Padahal sudah jadi anggota DPD. Menurutnya itu karena dia menjalankan perintah para Kyai. Bahwa untuk saat ini, harus ada kader NU yang masuk pemerintahan. “Akhirnya saya nderek Kyai maju lagi. Padahal tinggal pelantikan DPD. Tapi semua karena demi kepentingan yang lwbih besar, bahwa di Jawa Tengah harus ada kader yang mengawal kepentingan pesantren di pemerintahan,” jelasnya. Keputusan itu menurutnya juga sudah keputusan bersama dengan Gus Yusuf (Ketua DPW PKB Jateng) dan Gus Rozin (Ketua PWNU Jateng). Bahwa Gus Yasin harus maju lagi kedua kalinya. “Untuk memantapkan semunya, nanti juga akan ada pertemuan antara saya dengan Mas Luthfi, dan para Kyai Khos, untuk membuat komitmen supaya nahdliyin tidak jadi ekor ke depan. Tetapi harus ikut menentukan,” ujarnya lagi. Di sesi akhir, para alumni dan Kyai yang berkumpul membuat pernyataan sikap tegak lurus memilih paslon 2 (Luthfi-Yasin). Dengan panik kemenangan Luthfi-Yasin berkah untuk Jawa Tenang. Menang menang menang. KH R. Mahfud Chamid membawahi Ponpes Al Anwar laki-laki, dan Ponpes An-Nur untuk santri perempuan. Jumlah santrinya di Purworejo ribuan. Dengan alumni puluhan ribu tersebar di Jawa Tengah.***

News

Mujahadah Ribuan Orang, Gus Ali Watucongol Siap Menangkan Luthfi-Yasin

MAGELANG – Gus Yasin, calon wakil gubernur Jawa Tengah no 2, dapat penghormatan menghadiri puluhan ribu jamaah Mujahadah Rutinan Ahad Kliwon, Thoriqoh Syadziliyyah Ad Dalhariyyah, di Ponpes Darussalam Watucongol Magelang. Gus Ali, pengasuh Ponpes Watucongol memimpin sendiri Mujahadah yang dihadiri masyarakat Magelang sekitarnya itu. Gus Yasin yang datang agak terlambat harus lewat belakang pondok. Lalu masuk rumah Gus Ali baru keluar ketemu jamaah di depan rumah. Melewati ribuan jamaaah yang duduk di lokasi acara tembus panggung utama. Duduk di panggung bersama Gus Ali yang sudah memimpikan Mujahadah. Setelah doa dan zikir, Gus Ali memimpin doa. “Ya Alloh, beri kemudahan dan kelancaran Pak Luthfi-Gus Yasin, untuk maju pilgub Jawa Tengah. Semoga Alloh ridhoi dan kabulkan hajat-hajatipun,” doa Gus Ali yang amini ribuan jamaah. Setelah acara, putra Mbah Mad, Kyai legendaris langganan tokoh politik itu mengatakan, Watucongol mendukung penuh paslon 2 Luthfi-Gus Yasin. Pilihan itu karena paslon ini kombinasi nasionalis-religius yang dibutuhkan rakyat Jawa Tengah. “Watucongol kita satukan untuk memilih Luthfi-Yasin. Jamaah kita harus solid milih pemimpin yang nasionalis (Pak Luthfi dan religius (Gus Yasin),”katanya. Gus Ali mengaku sudah 20 tahun mendampingi PDIP. Kali ini saatnya beralih dukungan. Dari dua paslon pilkada gubernur, dia cocok dengan sosok Ahmad Luthfi mantan Kapolda, dan sosok Gus Yasin seorang Kyai, putra Mbah Maimoen Zubaer apalagi beliau adalah Wakil Gubernur Jawa Tengah yang berhasil mendampingi Pondok Pesantren selama 5th masa jabatan yang lalu. “Sudah lama mendampingi merah, saatnya sekarang yang Hijau dan pastinya Nasionalis Religius,” katanya.***

News

Ikut Menunggu Kedatangan Jokowi di Solo, Gus Yasin jadi Rebutan Ribuan Orang

SOLO – Ikut mangayubagyo kepulangan mantan presiden RI ke-7 Jokowidodo, calon gubernur Jateng no 2 Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), hadir ke kediaman Jokowi di Sumber Banjarsari Solo, Minggu, 20 Oktober 2024. Gus Yasin datang pukul 16.00 Wib, dari lawatan kampanye di Pekalongan dan Magelang. Masuk komplek rumah Jokowi, Gus Yasin berjalan kaki sekitar 200 meter. Sepanjang jalan sudah penuh manusia yang menunggu kedatangan mantan presiden. Melewati ribuan orang, Gus Yasin menjadi pusat perhatian. Awalnya hanya dipanggil-panggil namanya. Lama-lama diserbu massa meminta foto. Ditemani isteri tercinta Ning Nawal Nur Arafah, Cawagub incumbent ini terus menyibak kepadatan. Sedikit berjalan harus berhenti lagi. Melayani masyarakat yang merangsek meminta foto bersama. Tidak puas masih minta selfy. Masuk gang menuju rumah Jokowi, tak henti-hentinya Gus Yasin dan Ning Nawal dipanggil-panggil namanya. Sepanjang gang itu juga diminta foto massa yang baris di kanan dan kiri gang. Bak artis idola, keduanya melambai-lambaikan tangan. Ada yang rebutan minta salaman. Sambil mengatakan jadi Gus. Nanti tak pilih Gus. Hampir tiba rumah Jokowi, di belakang menyusul cagub Ahmad Luthfi. Akhirnya keduanya bareng. Berjalan di tengah tumpukan orang. Berulang kali melayani foto bersama. Keduanya masuk rumah seberang rumah Jokowi. Bersama para tamu lainya. Hingga magrib, Jokowi belum tiba di rumah. Tapi ribuan orang sudah antri menunggu. Termasuk Gus Yasin dan Ahmad Luthfi.***

News

Ahmad Luthfi dan Gus Yasin Berdesakan Sambut Kepulangan Jokowi di Solo, Diajak Masuk Rumah

SOLO – Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), calon wakil gubernur Jawa Tengah, dan cagub Ahmad Luthfi, rela berdesakan bersama ribuan masyarakat Solo untuk menerima kepulangan mantan presiden Jokowi, Minggu petang, 20 Oktober 2024. Setelah berdiri bersama lautan massa di pintu gerbang rumah Jokowi, yang ditunggu-tunggu paslon 2 bersama masyarakat sejak siang itu akhirnya tiba. Jokowi bersama ibu Iriana tiba pukul 19.00 malam di rumah aslinya di Sumber, Banjarsari, Solo. Setelah diarak massa dari Bandara Adi Soemarmo. Sepanjang jalan dielu-elukan masyarakat. Jokowi bersama isteri naik mobil bak terbuka sambil berdiri. Sesekali melempar bingkisan kepada orang-orang di pinggir jalan. Di belakangnya mengiringi Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto. Juga naik mobil bak terbuka. Begitu mau masuk pintu gerbang ke arah rumah, mobil Jokowi berhenti. Masih di atas mobil bak terbuka, Jokowi terlihat mengajak bicara cagub Ahmad Luthfi dan cawagub Gus Yasin. Kedua paslon ini terlihat mendekat ke mobil Jokowi. Bahkan Ahmad Luthfi sempat manjat nobil sebentar untuk mendekatkan telinganya ke wajah Jokowi. Maklum suasana riuh dengan ribuan orang yang mendekat ke arah Jokowi. Suara panggilan dan histeris bersahutan dari masyarakat. Ada yang teriak hidup Pak Jokowi. Ada yang sugeng rawuh Pak Jokowi. Ada yang memanggil-manggil sambil menangis. Mereka trenyuh. Tokoh idolanya pulang kampung setelah purna. Mobil presiden terus merangsek masuk gang ke arah rumah Jokowi sekitar 100 meter. Massa penuh sesak di gang tidak terlalu lebar itu. Rumah Jokowi di kanan jalan dengan pagar tertutup. Sampai depan rumah langsung turun masuk ke dalam. Pintu pagar langusng ditutup. Hanya Kapolri, Panglima TNI, dan paslon 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang ikut ke dalam. Media dan masyarakat diminta tidak masuk kedalam. Mereka hanya bisa berjubel di depan pagar. Menunggu jika Jokowi keluar sebentar untuk menyapa masyarakat. Tapi yang ditunggu tidak keluar hingga malam. Setelah 30 menit, barulah keluar Kapolri dan Panglima TNI. Kepada media keduanya mengatakan si tuan rumah istirahat. Soal rencana setelah purna minta media menanyakan langsung kepada yang bersangkutan. “Kami menjalankan tugas kami, mengantar kepulangan beliau ke Solo, soal malam ini acaranya apa dan bagaimana setelahnya silahkan tanya kelada bsliau,” katanya singkat. Tak lama setelahnya Ahmad Luthfi dan Gus Yasin keluar. Tidak ada keterangan di dalam membahas apa dengan Jokowi. Keduanya meninggalkan rumah mantan presiden untuk pulang. Hingga pukul 20.30, massa berangsur pergi meninggalkan lokasi. Selamat istirahat Pak Jokowi.***

News

Isi Pengajian di Bergas, Gus Yasin Jelaskan Perlunya Tawassul

SEMARANG – Calon wakil gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), bukan calon gubernur biasa. Selain birokrat, dia juga seorang Kyai besar. Putra Mbah Maimoen Zubaer, Kyai Kharismatik, pemilik pondok pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang. Karena itulah, selama masa kampanye, Gus Yasin malah banyak mengisi pengajian Maulid. Menjadi ustad atau Kyai untuk ceramah agama, dimana-mana. Itu juga yang terjadi pada Jumat malam 19 Oktober 2024. Gus Yasin mengisi pengajian Haul KH.Yasin Al Khafidz ke- 4, dan Manaqib Kubro, Syech Abdul Qodir Al Jimmy. Lokasinya di ndalem Kyai M Chafidz Aminudin, desa Srumbung Jurang, Bergas Kidul, kabupaten Semarang. Di hadapan ribuan orang, Gus Yasin menyampaikan, haul adalah memperingati kebaikan orang soleh. Sebab orang soleh adalah orang yang memiliki tempat terbaik di sisi Alloh SWT. “Dengan datang ke acara Haul, kita semua mendekat kepada kesolehan mbah Yasin almarhum, mencari wasilah beliau agar kita dapat maqfiroh Gusti Alloh,” kata Gus Yasin. Tawassul (mendekat) kepada Mbah Yasin sangat luar biasa. Apalah Mbah Yasin hafal Quran. Juga guru toriqoh Sadiriyah dan Qodiriyah. “Maka pengin dekat Gusti Alloh ngajilah setiap haul mbah Yasin,” ujarnya. Menurut alumni Syiria ini, semua orang butuh tawassul. Sebab kita itu manusia biasa. Butuh mendekat sama orang soleh melalui tawassul. Nabi juga ada yang tawassul untuk mencapai hajat tertentu. “Contohnya nabi Zakaria, pengin punya anak tawassul sama tempat Syahidah Maryam (wanita solihah). Umur 100 tahun minta anak, yang secara logika tidak mungkin bisa hamil, ternyata Alloh kabulkan permintaanya hingga punya anak,” kata Gus Yasin. Selain tawassul, manusia juga perlu berkholwat (menyendiri), supaya mudah instropeksi dan tidak sombong. Menurut mantan wakil gubernur ini, para nabi juga sering berkholwat. Maka umumnya nabi itu dari desa. Tetapi akhirnya menjadi nabi di kota. Tetapi tidak melupakan desa unruk keseimbangan hidup. Nabi pasti punya tempat khalwat (buat menyepi). “Karena itu meskipun saya jadi Wakil Gubernur di kota, tetap sesekali butuh ke Sarang (pondok kelahiran Gus Yasin). Makanya kulo ya pulang ke Sarang, biar tidak sombong, terlalu lama di kota bisa sombong,”ujarnya lagi. Kyai Gus Yasin menambahkan, selain tawassul, ngaji Haul orang soleh juga menjadi wasilah diampuni dosa kita. Sebab orang yang duduk bersama orang soleh di majelis zikir, akan dicatat malaikat. Dilaporkan kepada Alloh. Semua yang duduk di majelis zikir atau pengajian akan diqobul hajatnya, diampuni dosa-dosanya. “Malaikat protes, kok enak ya Alloh, tidak semua yang hadir zikir kepadamu, ada yang rasan-rasan, ada yang cari suara kayak saya, tapi kata Allah, siapapun yang datang mau berzikir atau tidak akan aku ampuni, karena Alloh Maha memberi maqfiroh,” ujar Gus Yasin. Tawassul adalah cara umat Islam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan menggunakan perantara (wasilah) orang soleh agar doa dikabulkan.***

News

Di depan Gus Yasin, Gus Yusuf : Jawa Tengah Butuh Pemimpin Penjaga Aswaja

MAGELANG – Gus Yusuf Khudlori, Pengasuh Ponpes API Tegalrejo Magelang menegaskan, agar para Kyai, para Gus, para Alumni, dan Santri untuk ikhtiar sekuat tenaga mencari pemimpin Jawa Tengah yang bisa diamanahi meneruskan keberlangsungan ahli sunnah wal jamaah (aswaja). Hal itu ditegaskan Gus Yusuf di hadapan Calon Wakil Gubernur Jateng Gus Yasin, dan ribuan hadirin pada acara Silaturahim Kiai, Gus, Alumni, dan Santri, Se-Jawa Tengah, di Ponpes API Tegalrejo Magelang, Sabtu 19 Oktober 2024. “Alhamdulilah di depan kita adalah Gus Yasin, yang Insya Allah akan mendapatkan amanah kembali sebagai wakil gubernur Jateng,” kata Gus Yusuf dijawab aamiin dan tepuk tangan para hadirin. Namun ada syaratnya, kata Gus Yusuf. Semua yang hadir wajib ikhtiar memilih pemimpin seperti Gus Yasin yang berpasangan dengan Ahmad Luthfi. Kalau tidak, keberlangsungan pondok pesantren dan aswaja tidak akan terjamin. “Maka wajib kulo lan panjenengan sedoyo ikhtiar cari pemimpin yang bisa kita amanahi untuk kelangsungan ahli sunnah wal jamaah niki,” kata Gus Yusuf yang santrinya puluhan ribu orang tersebut. Gus Yusuf juga menjelaskan kenapa warga NU harus memilih paslon 2 (Luthfi-Yasin). Pilihan itu menurutnya sudah menjadi kesepakatan antara dirinya (Ketua PKB Jateng), Gus Rozin (Ketua PWNU Jateng), Gus Yasin, dan para Kyai Jawa Tengah. “Saya bersama para Kyai se-Jateng, Gus Rozin, dan Gus Yasin, sudah kumpul dan sudah rembugan. Kalau sudah ada yang maju diantara kita, yang lain jangan maju, mendukung saja. Supaya NU niki tidak terpecah,” katanya lagi. “Alhamdulilah, Gus Yasin sik kerso majeng lagi. Kita pun mufakat sama Gus Rozin dan kyai-kyai, bahwa tugas kita siap nyengkuyung,”imbuh Kyai muda itu. Tugas santri dan orang tua menurut Gus Yusuf juga sama. Bagaimana memastikan kedepan pendidikan ponpes lebih tervasilitasi, guru gaji diopeni, dan santri dapat beasiswa. “Saya bilang Gus Yasin, kalau program beasiswa santri dijalankan, itu yang nanti luar biasa. Karena itu kulo nyuwun monggo disengkuyung Pak Luthfi-Gus Yasin, tanggal 27 November kita coblos sareng-sareng,” ajak Gus Yusuf. Gus Yasin yang mendapat kehormatan bicara menyampaikan banyak gagasan terkait ponpes dan keagamaan yang dibungkus dengan pesantren obah. “Di dalamnya ada insentif guru madin, bantuan sarana prasarana, beasiswa santri, pelatihan santri, dan sertifikasi ijazah pesantren agar setara untuk dunia kerja,” kata Gus Yasin. Gus Yasin juga menceritakan hal yang sama dengan Gus Yusuf. Bahwa keputusan maju lagi itu atas dukungan dan kesepakatan dengan para Kyai, Gus Yusuf, dan Gus Rozin.***

News

Kunjungi Pondok Pesantren di Karanganyar, Gus Yasin Diminta Hapus Kartu Tani

KARANGANYAR – Giat kedua di Karanganyar Sabtu 19 Oktober 2024, Gus Yasin sowan Ahmad Habidin Al Hafidz, Pengasuh Ponpes Al Mubarok, Tuguboto, RT 01/RW10, Klodran, Colomadu, Karanganyar. Menghadiri Sarasehan Sareng Gus Taj Yasin. Di sini, Gus Yasin dapat keluhan ribetnya kartu tani untuk pupuk. Karena itu warga meminta supaya dihapus saja. Kyai Ahmad mengaku tidak mimpi dan tidak punya angan-angan akan kedatangan tamu agung Gus Yasin. Karena itu kehadirannya diharapkan menjadi berkah. “Sing penting mampir Gus, hanya minum saja mboten nopo-nopo. Terutama kalau sudah jadi,” kata Kyai Ahmad Habidin. Dia bercerita, sebelum punya pondok, dulu juga mondok di Ponpes Al Anwar Sarang Rembang, milik KH Maimoen Zubair, ayah Gus Yasin. “Kulo mondok tahun 1999-2021, tabarukan kaliyan Mbah Yai Maimoen, waktu mondok kulo dereng kenal Gus Yasin. Kulo nyuwun dianggap dados santri jenengan jih Gus,” harap Pak Yai. Kyai yang juga Ketua Santri Gayeng Nusantara Karanganyar ini optimis Gus Yasin menang di Karanganyar. Sebab saat pemilihan DPD lalu suaranya cukup besar. “Mugi qobul hajatipun maju Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah. Anggenipun nindak aken hajat mugi pikantuk barokahipun Gusti Allah SWT,” doa Pak Yai. Amir Fahrudin, warga sekitar yang hadir usul kepada Gus Yasin untuk menghapus kartu tani. Sebab kartu tani sangat memberatkan petani. “Kartu tani buat repot petani, yang punya kartu tani malah tidak bisa digunakan untuk membeli pupuk, kalo jadi tolong kartu tani dihapus. Kembali jaman dulu saja semua petani bisa beli pupuk,” harapnya. Gus Yasin menyampaikan, kartu tani itu produk pemprov Jateng supaya petani bisa mendapat pupuk tepat sasaran. “Sebab pupuk itu ada dua, pupuk subsidi dan non subsidi. Yg subsidi buat petani yang rendah, mulai petani lahan kecil dan lahan pinjam. Supaya pupuk tidak dimonopoli orang berduit. ” Kita semua harus terbuka karna pupuk tidak hanya untuk petani tapi juga untuk industri, lha kalau pupuk subsidi dibeli industri semua malah repot, makanya diatur pakai kartu,”katanya. Tapi Gus Yasin sepakat pupuk harus dicarikan solusi. Jangan sampai pupuk diborong orang yang punya uang. “intinya subsidi wajib tepat sasaran, harus ada data riil, jangan ada petani kaya minta subsidi, diatasnamakan buruh-buruh, ini yang harus ditata,” katanya. Gus Yasin mohon doa rastu supaya warga Karanganyar mendukungnya. Sehingga kedepan bisa mengurus pertanian dengan baik. “Terakhir kulo nyuwun doa restu saged amanah bisa bertanggung jawab saat terpilih nantinya,” kata Gus.***

News

Gus Yasin Sowan Ponpes Nurul Ummah Karanganyar, Ditemani Cabub Ilyas

KARANGANYAR – Gus Yasin, Cawagub Jateng no 2 menyempatkan silaturahim ke Ponpes Nurul Ummah di Karanganyar, Sabtu 19 Oktober 2024. Disambut Pengasuh Ponpes Nurul Ummah, KH M. Sholeh Masrur dan para santri. Kyai M. Sholeh Masrur adalah ulama yang berkiblat ke Ponpes Al Anwar Sarang Rembang. Dia masih meneruskan mata rantai keilmuan KH. Maimoen Zubair, ayah Gus Yasin. Dalam sambutannya, Kyai Soleh langsung mendoakan semoga Gus Yasin dan Ahmad Luthfi terkabul hajatnya menjadi Wakil Gubernur dan Gubernur 2024-2029. “Mugi-mugi nopo ingkang dipun cita-cita aken bersama lewat Gus Yasin bisa berkah. Kami warga pesantren dan warga Karanganyar remen sanget kedatangan Gus Yasin. Yang penting Gus Yasin jadi dulu, ” kata Kyai Sholeh, di depan para santri dan pengurus pondok. Gus Yasin datang didampingi Calon Bupati Karanganyar lyas Akbar. Keduanya duduk berdampingan diantara Kyai pondok. Tidak ketinggalan juga hadir jamaah Yasinan Karanganyar. “Nyuwun doa restu, mugi-mugi tanggal 27 November Gusti Alloh meridhoi langkah kulo kaliyan Mas Ilyas Akbar,”kaya Gus Yasin. Gus Yasin menambahkan, sowan pondok ini sekaligus bagian khidmadnya kepada masyarakat. Dengan harapan jika terpilih bisa melayani lebih baik dari yang sebelumnya. “Matur nuwun sudah memilih saya di DPD lalu, tapi sekarang maju lagi. Mugi manfaat lebih banyak, silaturahim membawa rahmat,” kata Gus Yasin. Ilyas Akbar juga senang Gus Yasin rawuh ke kota wisata Karanganyar. “Yang saya takdhimi Gus Yasin, insyaa Alloh jadi Wakil Gubernur Jateng. Monggo rencangi kulo lan Gus Yasin sengkuyung sama-sama, terutama saran untuk perbaikan Karanganyar dan Jawa Tengah. Insya Allah Karanganyar dan Jateng tambah berkah dan sae,” kata Ilyas, yang juga Ketua Golkar Karanganyar itu. Yayasan Nurul Ummah Karanganyar membawahi sub 2 lembaga pendidikan. Yakni PAUD TKIT Nurul Ummah, Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ummah, Pondok Pesantren Nurul Ummah, dan TPQ MADIN Nurul Ummah beriman Ahlussunah Wal Jama’ah.***

Scroll to Top