
NGOPENI
Ngopeni dari kata “Open” dalam Bahasa Jawa juga diartikan dengan Gemati secara luas diartikan sifat Tanggung Jawab atas Komitmen yang diemban, Merawat, Memelihara dimana diwujudkan dalam Tindakan Nyata.
Ngelakoni
Ngelakoni dari kata “Lakon” memiliki 2 makna Utama, Lakon juga bisa diartikan sebagai Pemeran – Penanggung Jawab, Pelaksana. “Lakon” juga berarti Siap Menjalankan Komitmen dan Tanggung Jawab.
PROFIL TAJ YASIN
BIOGRAFI
Taj Yasin Maimoen, atau yang lebih akrab dengan sapaan Gus Yasin merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023, dan putra dari karismatik asal Rembang, Jawa Tengah yakni K.H. Maimoen Zubair (1928–2019).
Selama menjabat sebagai Wakil Gubernur, terdapat tiga program kerja unggulan yang berhasil diwujudkan oleh Gus Yasin, di antaranya adalah bisyaroh bagi penghafal Al Qur’an, insentif pengajar keagamaan, dan percepatan pendirian Rumah Potong Hewan (RPH) Halal milik pemerintah dan swasta.
TRI KARYA 3 PILAR PEMBANGUNAN
JATENG SIGAP
JATENG SIGAP
Merupakan spirit untuk Ngopeni warga dengan seoenuh hati dengan kekuatan semangat kolaboratif dalam mewujudkan Pendidikan yang merata dan berkualitas, pelayanan Kesehatan yang paripurna, Jaminan Sosial bagi seluruh maayarakat Jawa Tengah dasar. Pembangunan infrastruktur yang berkualitas, menjamin konektifitas antar wilayah.
JATENG MAKMUR
JATENG MAKMUR
Merupakan langkah untuk Ngelakoni semua penderiataan masyarakat Jawa Tengah, dengan mewujudkan Masyarakat Jawa Tengah Yang Maju dan Makmur, dengan Membuka Lapangan Pekerjaan yang Mudah dan Berkualitas, UMKM Berdaya, Ekonomi Kreatif Tumbuh, Buruh Hidup Layak, Koperasi Sehat, Warga Miskin Naik Kelas.
JATENG NYAMAN
JATENG NYAMAN
Kenyamanan dan Hidup Layak Bagi Segenap Warga Jawa Tengah, Nyaman di Kota, Makmur di Desa. Dengan menjaga Kerukunan, Pelayanan pemerintahan yang Responsif, serta Kebebasan Menyampaikan Pendapat untuk Menjaga Demokrasi yang Berkualitas
Berdasarkan permasalahan yang sudah disampaikan, dapat dirumuskan 3 (tiga) permasalahan utama, diantaranya: Kemiskinan, Stabilitas Harga, dan Lapangan Kerja. Maka Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2024-2029 harus dapat di selesaikan dengan Semangat Kolaborasi oleh semua elemen dan Responsif Terhadap Permasalahan yang dihadapi oleh segenap warga Jawa Tengah.
VISI JAWA TENGAH
Provinsi Jawa Tengah sebagai Provinsi yang mampu menjawab tantangan global dan sebagai kotributor perekonomian nasional yang berdaya saing, modern, inovatif, mandiri, tangguh, aman, dan Responsif terhadap Lingkungan serta sebagai episentrum lumbung pangan, industri nasional dan magnet perkembangan budaya dan kerukunan umat beragama di Nusantara.
Melanjutkan dan Meningkatkan Pembangunan Jawa Tengah yang sudah berjalan dengan baik, melakukan Integrasi Program antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, serta melakukan Kolaborasi pembangunan daerah dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa.
Kontribusi Provinsi Jawa Tengah Sebagai Episentrum Pembangunan Sumber Daya Manusia Nasional menuju bonus demografi pada tahun 2045, yang menjadi sumber inspirasi bagi dunia dengan generasi yang cerdas serta Ekonomi yang tumbuh berkembang.
MISI JAWA TENGAH
Meningkatkan Layanan Dasar yang Inklusif untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Mandiri, Kompetitif dan Berwawasan Global.
Meningkatkan Pertumbuhan Perekonomian Perkotaan dan Pedesaan Berbasis Sektor Unggulan yang Inovatif, Mandiri dan berkelanjutan.
Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Kolaboratif dengan mengedepankan nilai-nilai Integritas.
Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Jawa Tengah yang merata dan berkeadilan, melalui perencanaan tata ruang yang responsif.
Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Daerah dengan pendekatan budaya lokal, serta menjamin kebebasan warga dalam menjalankan ibadah, perlindungan kesejahteraan sosial serta hak asasi manusia yang berkeadilan.
Menjaga iklim Investasi yang kondusif dan kolaboratif untuk membuka kesempatan kerja dan berusaha seluas-luasnya bagi warga Jawa Tengah. Serta Mengembangkan pembiayaan Pembangunan yang partisipatif, kolaboratif, dan terintegrasi.
8 PROGRAM PRIORITAS
- Membangun 1 Kecamatan 1 Sekolah SMA/SMK Unggulan.
- Peningkatan Gaji Guru Formal dan Nonformal.
- Pelayanan tanpa Antri Lansia (Geriatri), Ibu hamil dan Disabilitas, Pensiunan di RS.
- Mendorong penyediaan 1 Desa/Kelurahan 1 setiap Puskesmas Pembantu.
- Mendorong penyediaan 1 Dokter, 1 Bidan setiap Puskesma Pembantu.
- Merdeka Benih, Pupuk, Racun, dan Alsintan.
- Asuransi Jaminan Panen.
- Subsidi Solar Mudah dan Murah.
- Melakukan Tata Kelola Pertanian Modern berbasis Integrated Farming.
- Membangun 1.000 Desa/Kampung Wisata Baru.
- Mewujudkan 1 Desa 1 Produk Unggulan Go Internasional.
- Mendorong Pembangunan 1 Desa 1 Lumbung Kesejahteraan.
- Subsidi Modal dan Scale Up UMKM 1 RT 1 Kelompok UMKM.
- BUMDES Berdaya, Kepastian Hukum dan Bantuan Modal Usaha setiap Bumdes di Jateng.
- Mendorong Pembangunan SPAM Regional dan SPAM Industri untuk Penyediaan Air Bersih.
- Mendorong Pembangunan Rumah Apung Kawasan Pesisir.
- Subsidi 1 Rumah Layak Huni untuk satu KK warga Miskin di Jawa Tengah.
- Membangun 1 Kecamatan 1 Sentra Rumah Kreatif.
- Mendorong Membangun 1 PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Setiap Kab/Kota.
- Mendorong pembangunan Sport Centre di setiap Kecamatan
- Penyediaan Jambanisasi 100% di Jawa Tengah
- Penambahan Dana Pengembangan Pesantren.
- Meningkat Insentif Guru Madin dan Pengajar Pesantren.
- Layanan Pemerintahan berbasis Smart Service.
- Kantor Gubernur Rumah Rakyat.
- Kepastian hukum penyediaan lapangan kerja untuk Disabilitas.
- Membangun Rumah Perlindungan Anak dan Perempuan 1 Rumah setiap Kabupaten/Kota.
- Menjamin Hidup Layak Buruh.
50 PROGRAM AKSI
Misi 1 ini difokuskan pada Pemenuhan Layanan Dasar meliputi pendidikan, kesehatan, dan sosial diwujudkan melalui:
- Menyiapkan Sistem Pendidikan Menengah untuk menciptakan Kesesuaian Pendidikan PraKerja.
- Melakukan scale up melalui Sekolah Vokasi, Pelatihan, maupun Sertifikasi Tenaga Kerja.
- Perlindungan dan fasilitasi bagi penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, fakir miskin, dan orang dengan gangguan jiwa.
- Mendukung tersedianya Fasilitas Kesehatan di tingkat Daerah di seluruh Kabupaten/Kota.
- Memenuhi standar SDM Tenaga Kesehatan di puskesmas dan jaringannya dan rumah sakit daerah kabupaten/kota serta unit pelaksana teknis (UPT) dinas kesehatan daerah.
- Mendorong pemenuhan dan pemerataan kebutuhan akses layanan dasar desa.
- Mendorong Penuntasan Masalah Stunting melalui Insentif Kader Posyandu & dukungan pengadaan Produk Makan Tambahan (PMT).
Misi 2 ini difokuskan pada peningkatan Pendapatan Masyarakat dengan melakukan pemberdayaan dan perlindungan terhadap UMKM, Penguatan Ekonomi Kreatif dan Pembangunan Aglomerasi baru sebagai pusat Perekonomian daerah.
- Mengembangkan 10 Titik Aglomerasi menjadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Baru.
- Mendorong Pengembangan UMKM, Pariwisata Desa dan Ekonomi Kreatif berbasis Produk Unggulan dan Riset.
- Hilirisasi Produk Unggulan (Insentif bagi investasi Industri) dengan semangat Ekonomi Hijau.
- Optimalisasi Pelabuhan dan Bandara Perintis di Jawa Tengah sebagai Generator Aktivitas Perekonomian Global.
- Pengembangan Destinasi Wisata Budaya dan Religi sebagai Magnet Pertumbuhan Perekonomian Skala Nasional yang berkeadilan.
- Mendorong Kewirausahaan Daerah melalui Taruna Usaha Desa, Fokus Generasi Muda “Yang Muda Yang Berkarya”.
- Pembangunan Pusat Data Pangan serta dukungan distribusi dengan skala jangkauan pasar.
- Ekspansi BUMD Agro dan Energi.
Misi 3 ini difokuskan untuk mewujudkan Jawa Tengah sebagai Penyelenggara Pemerintahan yang Responsif terhadap kebutuhan pelayanan pemerintah, yang diwujudkan melalui:
- Mendorong terciptanya Integritas ASN dengan mengusung Jawa Tengah Bebas Korupsi.
- Membangun sistem transparansi publik kewilayahan yang terintegrasi.
- Mengoptimalkan Platform Digital sebagai kemudahan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor.
- Mendorong stakeholder inovasi daerah dengan dilengkapi aplikasi berbasis teknologi.
- Mendorong dan mendukung organisasi masyarakat untuk memantau kebijakan pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah dan kabupaten/kota.
- Menciptakan Keterbukaan perekrutan pegawai daerah.
- Meningkatkan kompetensi pegawai daerah berskala Global.
- Meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan pegawai daerah.
- Meningkatkan kesejahteraan perangkat desa.
Misi 4 ini difokuskan untuk menghadirkan keterpenuhan infrastruktur dan permukiman perkotaan dan pedesaan yang layak huni dan nyaman, serta konetivitas antara wilayah, yang diwujudkan melalui:
- Mendorong pembangunan Giant Sea Wall (Tanggul laut untuk mencegah abrasi, banjir rob dan sedimentasi tanah).
- Mendorong penerapan Sistem Desalinasi sebagai upaya menghentikan pemanfaatan Air Tanah sekaligus menjadi solusi Intrusi Air Laut dan Ketersedian Air Baku.
- Normalisasi bantaran muara untuk kapal tradisional.
- Pemulihan DAS Serayu dan Bengawan Solo dalam mendukung Potensi Ekonomi Sungai lainnya.
- Mendorong pemenuhan kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) baik di Kawasan Perkotaan maupun Wilayah Desa.
- Menghadirkan Infrastruktur yang carbon neutral.
- Mendukung Inovasi Energi terbaharukan pada Sektor Unggulan.
- Mendorong transformasi Desa dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Inovasi (akses Internet Gratis).
- Menyiapkan Sistem Irigasi terintegrasi.
- Optimalisasi dan Integrasi Trans Jateng sebagai Moda Transportasi Umum yang terjangkau dan merata.
Misi 5 ini difokuskan untuk Jawa Tengah yang Kondusif dan stabil sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup warganya secara merata dan berkeadilan, yang diwujudkan melalui:
- Mendorong pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
- Membangun sistem keamanan lingkungan yang terpadu.
- Mendorong terciptanya Pengarusutamaan Gender yang berkeadilan.
- Mendorong terlaksananya Perlindungan dan fasilitasi bagi penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, fakir miskin, orang dengan gangguan jiwa.
- Mendukung Jawa Tengah bebas Peredaran Narkoba.
- Mendorong Penguatan forum kerukunan antar umat beragama.
- Mendukung Kurikulum berwawasan Budaya dan Wawasan Kebangsaan pada Sekolah Menengah.
- Perlindungan terhadap warisan budaya Jawa di Jawa Tengah.
Misi 6 ini difokuskan untuk Jawa Tengah yang terbuka atas Investasi dan bentuk pembiayaan kolaboratif lainnya untuk peluang berdaya yang merata dan berkeadilan, yang diwujudkan melalui:
- Korporasi berbasis Koperasi untuk menjaga stabilitas harga #GrosirNasional-HargaJateng.
- Pengembangan Investasi berbasis Padat Modal Infrastruktur Padat Karya.
- Perbaikan Tata Kelola Perizinan Satu Pintu yang Cepat dan SIGAP!
- Mendorong Penguatan Lembaga dan Partisipasi Masyarakat dalam pengembangan wilayah desa.
- Pembangunan Kolaboratif dengan Partisipasi berbasis Hexa Helix (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah, dan Media)
- Integrasi Pembangunan Daerah dengan Pemerintah Pusat
- Kolaborasi Pembangunan Daerah dengan Pemerintah Kabupaten /Kota dan Desa.
- Transformasi Tata Kelola Tambang Galian C.


























