News

News

Kyai Ja’far Purwokerto Setuju ada Kyai Masuk Pemerintahan Seperti Gus Yasin

PURWOKERTO – Kyai Ja’far, pengasuh Pondok Pesantren Aljamil, Mersi, Purwokerto sangat sepakat jika para alim dan santri masuk pemerintahan. Harapanya supaya ilmu agama dari pesantren bermanfaat untuk negara dan masyarakat. Apa lagi, saat ini dunia birokrasi butuh birokrat yang takut menyimpang. Hal itu disampaikan Kyai Ja’far saat Gus Yasin (Taj Yasin Maimoen) silaturahim ke ponpes Kyai Ja’fat di Ponpes Al Jamil, Jumat 18 Oktober 2024. “Kulo remen dan sangat setuju jika orang alim atau Kyai atau santri memimpin pemerintahan. Sebab birokrasi sangat membutuhkan orang berilmu yang takut menyimpang dalam melayani masyarakat,” kata Pak Kyai kepada Gus Yasin. Dengan datangnya Gus Yasin, Kyai Ja’far mengucapkan senang lahir batin semoga pondoknya dapat barokah. Dirinya bersama santri dan keluarga pondok siap berjuang. “Lahir batin mugi angsal barokah jenengan Gus. Insya Allah kita siap sareng-sareng berjuang kagem Gus Yasin,” katanya lagi. Menurutnya, Banom (Badan Otonom) NU Purwokerto juga sudah bergerak ke masyarakat. Semangat luar biasa untuk memenangkan Luthfi-Yasin. Kyai Ja’far bercerita, mengurus masyarakat itu tidak mudah. Contohnya mengurus santri. Ibaratnya pagi digembleng ilmu agama, siangnya keluar pondok, pulang lagi sudah berubah. Pengaruh lingkungan luar sangat cepat meracuni santri. “Masyarakat kondisine memang ngoten niku Gus, jenengan kedah sabar mengurus masyarakat,”pesannya. Karenanya Pak Yai mendoakan semoga Gus Yasin selamat dalam mengemban amanah kedepan. Gus Yasin berharap silaturahim membawa berkah buat dirinya dan Ahmad Luthfi. “Niki kulo nyadong dungo sama Panjenengan Yai, sama poro Masayeikh, poro Gus, mugi berkah hajat dan maksud kawulo,” katanya. Gus Yasin juga matur kepada Pak Yai, bahwa langkahnya ini sudah mendapat restu Gus Yusuf (Ketua PKB Jateng), dan Gus Rozin (Ketua PWNU Jateng).***

News

Sowan Kyai Mughni Labib Purwokerto, Optimis 70 Persen Nahdliyin Pilih Luthfi-Yasin

PURWOKERTO – Setelah menyisir Pantura Timur dan Barat, Gus Yasin melakukan kunjungan ke Jawa Tengah Selatan agak ke barat. Kali ini, Jumat 18 Oktober 2024, safari perdana ke Purwokerto. Tepatnya silaturahim ke KH. Mughni Labib (Rois Syuriah PC NU Banyumas). Di Pondok Pesantren Al Ittihad, Karanglewas, Purwokerto.) Ulama berpengaruh di kota mendoan itu sudah menunggu kedatangan sang tamu sejak pagi. Dari Semarang Gus Yasin dan rombongan berangkat pukul 07.00. Menyusuri tol arah Pemalang. Lalu belok ke kiri membelah pegunungan hingga masuk Purwokerto. Tiba tujuan pukul 11.00 WIB. Disambut barisan santri di depan ponpes. Gus Yasin menyalami satu per satu hingga masuk rumah Kyai Mughni Labib. Di ruang utama yang bersih dan rapi. Dengan dinding rumah berhiaskan foto para ulama besar pada zamanya. Paling dikenal foto Mbah Maimoen Zubaer, ayah Gus Yasin. Juga Kyai Hasyim Ashari, pendiri NU, kakeknya Gus Dur. Kyai. Labib yang petuah- petuahnya ditunggu kaum santri Purwokerto itu menerima Gus Yasin dengan hangat. Keduanya terlihat pembicaraan serius terkait keumatan pertanian dan pondok pesantren. Terkait hajat pilkada gubernur, Kyai Labib yakin di Purwokerto suara Gus Yasin-Ahmad Luthfi sangat besar. “Di sini suara Nahdliyin 70 persen, insyaa Alloh kagem Pak Lithfi-Gus Yasin sangat besar,” kata Kyai Mughni Labib. Sang Kyai juga berpesan agar Gus Yasin dan Ahmad Luthfi kedepan mau memperhatikan petani. Soal pupuk, hasil panen, dunia usaha, dan pondok pesantren. Gus Yasin secara khusus meminta doa kepada Pak Kyai supaya diberi kemudahan dalam melangkah. Paling penting didoakan supaya amanah selamat dunia akherat. “Aspirasi Pak Kyai sangat penting untuk Jawa Tengah. Jadi menjadi pegangan kami untuk melayani masyarakat. Lebih khusus dunia pesantren sudah kami siapkan program pesantren obah,” kata Paslon no 2 ini. Acara dilanjutkan sholat Jumat di masjid pondok pesantren. Gus Yasin diminta salaman para jamaah dan santri usai Jumatan. Sebelum pulang Pak Kyai Mughni Labib mendoakan secara khusus untuk palson 2 Luthfi-Yasin. Dengan harapan dipercaya rakyat Jawa Tengah untuk lima tahun ke depan.***

News

Ramaikan Kuliner, Gus Yasin Makan Nasi Megono di Pekalongan, Sampai Empat Kali

PEKALONGAN – Yang menyenangkan ikut rombongan Calon Wakil Gubernur Jateng, Gus Yasin, salah satunya karena orangnya suka kuliner. Dimana dia giat kampanye di sebuah kota di Jateng, selalu menyempatkan kuliner khas. Itu juga yang terjadi saat giat kampanye di Pekalongan Selasa 15 Oktober 2024. Gus Yasin dan rombongan sekitar 30 orang makan nasi megono khas Pekalongan. Nasi putih yang hanya berlauk cacahan sayur nangka kering. Dibungkus daun pisang. Seukuran bungkusan nasi kucing. Gus Yasin yang juga ditemani isteri tercinta Ning Nawal Nur Arafah mampir warung nasi megono di Jl. Urip Sumoharjo 162 Pringlangu kota Pekalongan. Warung lesehan pinggir jalan itu langsung penuh sesak. “Saya juga mengajak masyarakat kalau datang ke sebuah kota mampirlah kuliner khas. Selain mengenal kekayaan makanan Nusantara sekaligus meramaikan usaha kuliner biar berkembang,” kata Gus Yasin. Dia mengaku tidak absen dengan nasi megono setiap datang ke Pekalongan. Di warung yang dia kunjungi malam hari itu, cagub pasangan Ahmad Luthfi ini sudah yang keempat mampir. Tentu saja kehadiran Gus Yasin membuat heboh warung nasi megono. Pelanggan pada minta foto bersama. “Nanti saya coblos Gus,” kata mereka. Bu Titik, pemilik warung merasa ketiban berkah. “Setiap Gus Yasin datang ke Pekalongan, kami selalu dapat limpahan berkahnya. Beliau selalu mampir bersama rombongan,” kata Bu Titik, pemilik warung Sego Megono Rindu Malam. Dia ingat kedatangan Gus Yasin itu yang ke empat. Pertama saat kampanye maju Wakil Gubernur 2018-2023, saat maju DPD dua kali, dan terbaru saat kampanye maju calon wakil gubernur kedua kalinya. “Saya lihat Gus Yasin niku remen. Piantune sumeh kalem dan nyenengke pokoknya. Cuma sekarang agak gemuk dan agak hitam, “imbuh Bu Titik, sambil menunjukkan foto Gus Yasin saat mampir yang dulu. Menurutnya, harga nasi megono per bungkus Rp 3000. Harga tempe daun goreng Rp 2000. Warugnya di Jl. Urip Sumoharjo 125 Pekalongan itu bukan dari jam 5 sore hingga jam 1 malam. Dia mengaku per hari jualan habis 375 bungkus. Dengan harga murah tidak memberatkan pelanggan. Menikmati nasi megono bisa dengan aneka macam lauk sate, udang, pepes, gorengan, tahu/tempe bacem, dll. Asal tahu, Gus Yasin maju pilkada gubernur berpasangan dengan Ahmad Luthfi. Paslon Luthfi-Yasin ini no urut 2. Didukung Koalisi jumbo 16 parpol. Di belakangnya ada Jokowi dan presiden terpilih Prabowo. Hasil survei Paslon ini menang 54 persen dibanding calon lainya.***

News

Warga Pekalongan Dirikan Posko Megah Menangkan Luthfi-Yasin

PEKALONGAN – Warga Kota Pekalongan gegap gempita menyambut palson 2 Luthfi-Yasin, untuk menang sebagai gubernur dan wakil gubernur, pada coblosan 27 November 2024 Sebagai buktinya masyarakat mendirikan Posko Pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Jl. Wahid Hasyim Kauman Kota Pekalongan. Pokso di sebuah rumah yang besar itu terlihat megah. Dari kejauhan sudah terlihat papan baliho raksasa di pinggir jalan. Menjadi perhatian masyarakat kota Batik. Gus Yasin bersama rombongan yang seharian safari kampanye di Pekalongan menyempatkan hadir dalam peresmian posko tersebut. Disambut meriah para pejuang Paslon 2 yang sudah menunggu sejak siang. Gus Yasin tiba malam hari setelah isya. Setelah masuk halaman posko langsung digiring di dalam rumah. Duduk lesehan bersama para hadirin. “Luar biasa Poskonya. Megah dan besar. Papan balihonya menyita perhatian,” kata Gus Yasin. Calon wakil gubernur incumbent itu meminta para pejuang Posko untuk memperkenalkan Paslon 2 kepada semua masyarakat. Sampaikan program-program unggulan Luthfi-Yasin. Diantaranya menciptakan sekolah unggulan di setiap kecamatan, pendidikan paripurna, kesehatan tanpa antri, listrik solar panel untuk pertanian, dan pesantren obah. Fahmi, Ketua Posko Pekalongan memberi kesempatan kepada semua warga untuk masuk rumah pemenangan ini. Sampaikan keluhan saran dan masukan untuk Jawa yang lebih baik. “Ini rumah rakyat untuk rakyat yang cinta Jawa Tengah. Silahkan datang untuk bergabung dengan Luthfi-Yasin bersama-sama mengurus Jawa Tengah,” katanya. Dia mengajak pemilih kota Batik untuk berbondong-bondong mencoblos palson 2 supaya Jateng diurus orang yang tepat. “Tidak bisa dibantah Pak Ahmad Luthfi dan Gus Yasin calon pemimpin yang sudah punya pengalaman baik memimpin Jateng. Pak Luthfi 5 tahun jadi Kapolda dan Gus Yasin 5 tahun jadi wakil gubernur. Keduanya kombinasi nasionalis-religius yang dibutuhkan Jawa Tengah,”ujarnya.***

News

Pagar Nusa Purwokerto Tegak Lurus Siap Menangkan Paslon 2 Luthfi-Yasin

PURWOKERTO – Pagar Nusa Purwokerto menyatakan samikna wa’atokna mendukung penuh palson 2 Luthfi-Yasin untuk menang pilgub Jateng 27 November 2024. Hal itu disampaikan Ketua Pagar Nusa Purwokerto, Kyai Paryanto, saat menerima kunjungan Cawagub Jateng Gus Yasin, di rumahnya, daerah Teluk Purwokerto, Jumat 18 Oktober 2024. “Kami Pagar Nusa Purwokerto tegak lurus nderek Gus Yasin. Anggota kami 10 ribu lebih siap menangkan paslon 2 Luthfi-Yasin di Purwokerto,” kata Paryanto. Langkah-langkah kemenangan terus dilakukan dengan menerjunkan anggota ke masyarakat untuk sosialisasi paslon. Terutama menjelaskan visi-misi baik program umum maupun untuk pondok pesantren. “Mengingat anggota Pagar Nusa ini banyak kalangan santri dan kyai, mereka juga pada punya pondok pesantren,” katanya lagi. Bagi Pagar Nusa Gus Yasin bukan orang baru. Sebab selain pernah menjadi wakil gubernur juga putra Mbah Maimoen Zubair, ayah Gus Yasin. Sementara, banyak anggota Pagar Nusa juga para alumni ponpes Mbah Maimoen di Sarang Rembang. “Makanya kita siap mendukung penuh Guse. Jangan khawatir Gus,” Kyai Paryanto, yang dulunya sopir bus terminal Purwokerto ini. Gus Yasin yang datang didampingi Gus Hamzah, Ketua Timses Gus Yasin, menyampaikan matur nuwun dukungan yang diberikan Pagar Nusa. “Monggo Pagar Nusa bergerak sampai hari H pencoblosan memastikan benar-benar warga Purwokerto memilih paslon 2,” himbau Gus Yasin. Sebelum pulang, Gus Yasin dan tim diminta foto bersama dan yel-yel kemenangan paslon 2 Luthfi-Yasin. Pagar Nusa merupakan singkatan dari Pagar NU dan Bangsa. Organisasi pencak silat yang dibentuk oleh Nahdlatul Ulama (NU) 3 Januari 1986,di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Pagar Nusa badan otonom NU yang bertugas untuk menggali, mengembangkan, dan melestarikan pencak silat Nahdlatul Ulama. Juga menjadi wadah bagi berbagai perguruan pencak silat di seluruh Indonesia yang berada di bawah naungan NU.***

News

Dua Pengusaha Besar Purwokerto Dukung Penuh Paslon 2 Luthfi-Yasin Menang

PURWOKERTO – Sehari lawatan ke Purwokerto untuk giat kampanye, Gus Yasin panen dukungan. Selain sejumlah pondok pesantren, dukungan diberikan dua pengusaha besar kota mendoan dan getuk goreng tersebut. Pertama dukungan kemenangan datang dari pemilik toko oleh-oleh terbesar di Purwokerto, Getuk Goreng Asli H.Tohirin. H.Tohirin, mewakili pengusaha getuk goreng berani mengatakan para pengusaha getuk Purwokerto bulat mendukung Luthfi-Gus Yasin. Dukungan diberikan mengingat Gus Yasin bukanlah orang baru bagi para pengusaha. Jauh sebelum maju Cawagub saat ini, sudah sering berkomunikasi dengan warga Purwokerto. Terlebih, katanya, para pengusaha getuk adalah para santri dan Kyai. Beberapa diantaranya alumni pondok Sarang Rembang, asuhan Kyai Kharismatik Mbah Maimoen Zubair, ayah Gus Yasin. “Kami para pengusaha gethuk goreng total untuk Pak Luthfi-Yasin, Gus Yasin saudara sendiri, putra Mbah Moen,” kata H Tohirin, pemilik brand gethuk Asli H. Tohirin, yang balihonya besar-besar di kota Purwokerto. Dia optimis suara paslon 2 (Luthfi-Yasin) bisa 65 persen. Suara itu juga sudah dibuktikan ketika Gus Yasin maju DPD (Dewan Perwakilan Daerah) pemilu 14 Februari 2024 yang lalu. Dia juga menilai sangat baik Gus Yasin saat menjabat Wakil Gubernur 2018-2023. Sering mendengar aspirasi pengusaha. Membuat suasana adem Jawa Tengah. Dukungan juga diberikan pengusaha SPBU dan bos kayu Purwokerto, H Kholifan. Pengusaha super sukses yang juga tokoh masyarakat berpengaruh di Purwokerto itu tidak ragu lagi paslon 2 (Luthfi-Yasin) akan menang. “Apa lagi Gus Yasin, semua warga Purwokerto sudah tidak asing lagi. Apa lagi dengan keluarga saya, beliau ke Purwokerto sini sudah sangat sering,” kata pebisnis yang punya ribuan karyawan ini. Gus Yasin diterima sangat hangat H. Kholifan dan keluarga, di kawasan elit Perumahan Taman Anggrek Purwokerto. Sudah banyak tokoh lokal maupun nasional sowan H. Kholifan, khususnya jika punya hajat besar. Gus Yasin mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf berulang kali sowan untuk mohon doa dan dukungan. Calon Wakil Gubernur incumbent itu minta visi-misinya disampaikan masyarakat Kota Getuk Goreng supaya makin yakin untuk memilihnya pada coblosan 27 Nopember 2024.***

News

Gus Yasin Minta Jelita Purwokerto Selalu Teriak Luthfi-Yasin Menang Setiap Ketemu Orang

PURWOKERTO – Cawagub Jateng no 2 Gus Yasin (Taj Yasin Maimoen), meminta kepada jaringan perempuan Jelita Purwokerto untuk terus mendengungkan slogan atau yel yel Luthfi-Yasin menang di manapun tempatnya. Hal itu disampaikan Gus Yasin saat menghadiri acara Sabahat Jelita, untuk Konsolidasi Pemenangan Cagub-Cawagub Luthfi-Yasin untuk Jawa Tengah, di Hotel Meotel Purwokerto, Jumat 18 Oktober 2024. “Saya meminta emak-emak Jelita untuk terus mendengungkan jargon Luthfi-Yasin menang, setiap ketemu orang, dimanapun tempatnya,” kata Gus Yasin. Dengan cara itulah, kata Gus Yasin, masyarakat akan ikut terpapar yel yel yang menjadi target kemenangan paslon 2 itu. Mereka akan selalu ingat siapa paslon yang harus dipilih pada saat coblosan 27 Nopember 2024. “Ini cara sosialisasi yang menarik karena berupa lagu dan yel yel. Kalau terus disuarakan setiap ketemu orang akan menarik. Misal mau naik angkot teriak yel yel, ketemu orang teriak lagi,mau dimana teriak lagi,” katanya di depan sekitar 300 wanita Jelita. Ketua Jelita Jateng, Atatin Maliha, menyambut baik saran Gus Yasin itu. Dia meminta seluruh kader Jelita untuk gerak cepat (gercep). Selain meneriakkan yel yel, dia juga meminta Jelita (Jaringan Perempuan Nahdliyin Pendukung Luthfi-Yasin) Karesidenan Banyumas, untuk mengajak siapa saja memilih Luthfi-Yasin. “Ayo ajak teman sekasur (suami), teman sedapur (saudara), teman sesumur (tetangga), temen, sekomunitas untuk mencoblos paslon 2,” ajaknya. Dia juga menjelaskan kenapa rakyat Jawa Tengah mesti memilih Luthfi-Yasin. Memilih Kyai sudah pasti berkahe. Pilih Ahmad Luthfi dan Gus Yasin adalah paket komplit. “Pak Luthfi menguasaan peta Jawa Tengah karena 5 tahun jadi Kapolda, Gus Yasin adalah Kyai. Tidak hanya pengalaman di legislatif tapi juga eksekutif. Semakin yakin kita untuk bergerak mengajak masyarakat,” jelasnya. Di sesi akhir, adalah saat yang ditunggu-tunggi ibu-ibu. Mereka minta foto bersama Gus Yasin. Seperti jumpa fans, Gus Yasin diminta foto per kelompok perwakilan Jelita setiap kabupaten. Gonta-ganti adegan foto se karesidenan Banyumas. Yang membuat kaget juga, saat Gus Yasin masuk ruangan acara, tiba-tiba lampu dimatikan. Gus Yasin masuk gedung menuju panggung utana dalam keadaan gelap gulita. Barulah cahaya HP dinyalakan setelah dikomando MC untuk menerangi ruangan. Lalu disambut yel yel Luthfi-Yasin menang khas wanita Jelita. Ternyata lampu mati itu hanya suprise buat Gus Yasin.***

News

SGN Jepara Optimis Luthfi-Yasin Menang Pilgub Jateng 75 Persen

JEPARA – Peluang Menang telak pasangan Luthfi-Yasin di kabupaten Jepara di depan mata. Palson no 2 untuk cagub-cawagub Jateng ini diprediksi bisa menang lebih dari 75 persen. Hal itu disampaikan Ketua Santri Gayeng Nusantara (SGN) Jepara, H. Fatkhur Rohman, saat ditemui di rumahnya, Kamis, 17 Oktober 2024. “Kalau di Jepara kami optimis Gus Yasin menang 75 persen,” kata pengasuh Ponpes Sunan Muria ini. Optimisme itu menurutnya bukan tanpa dasar. Sebab Jepara adalah kota yang kursi DPRD nya dikuasai PPP, partai yang tokohnya Mbah Maimoen Zubair, ayah Gus Yasin. Menurutnya dominasi suara itu sudah dibuktikan saat pemilihan Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) pada pemilu 14 Februari 2024 lalu. “Di Jepara, Gus Yasin yang maju DPD dapat 300 ribuan suara. Ini capaian yang terbesar di seluruh Jawa Tengah,” kata pengusaha toko emas di Jepara ini. Dia sebagai Ketua Santri Gayeng Nusantara, mengaku telah membentuk tim sukses hingga tingkat desa. Dengan melibatkan anggota SGN yang jumlahnya lebih dari 5000 orang. Tanpa dibayar, para santri bergerak mandiri dari rumah ke rumah. “Kenapa kami begitu semangat dan getol memenangkan Gus Yasin, karena Gus Yasin itu guru kami, kyai kami, putra Mbah Maimoen Zubair, tempat kami mondok mencari ilmu,”ujar warga Desa Mblingoh, Donorojo, Jepara, itu. Pengusaha showroom mobil itu menambahkan, saat ini timnya sudah menyebar 1000 baliho Santrine Guse ke kampung-kampung. Selain itu juga sowan kepada Kyai dan rumah-rumah warga. Sebagai santri, mereka wajib memenangkan kyainya. “Itu pengabdian yang membanggakan santri kepada gurunya. Kami sangat optimis buat Gus Yasin,” imbuhnya. Asal tahu, Santri Gayeng Nusantara adalah perkumpulan santri pecinta Gus Yasin. Didirikan sebelum Gus Yasin jadi wakil gubernur periode 2018-2023. Kepengurusan sudah tersebar di Jawa Tengah hingga Desa. Sebagai Panglima Santri Gayeng adalah Gus Yasin sendiri.***

News

Di Sela Kampanye, Gus Yasin Ziarah Makam Waliyullah di Tengah Laut Jepara

JEPARA – Di sela safari kampanye tertutup di Jepara, Gus Yasin, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, menyempatkan ziarah ke makam Sayyid Usman Haji di pulau Mandalika (Mondoliko), Jepara, Kamis, 17 Oktober 2024. Sayyid Usman adalah seorang Alim dan Waliyullah yang babat alas mendakwahkan Islam pertama kali di Jepara. Makam di pulau kecil tengah laut ini menjadi jujukan tokoh politik yang sedang punya hajat besar. Gus Yasin sudah yang ke empat ziarah ke sini. Pulau yang berada di seberang pantai Benteng Portugis itu ditempuh kurang lebih 30 menit naik kapal. Gus Yasin (Taj Yasin Maimoen) dan rombongan 20 Orang naik perahu dari dermaga Benteng Portugis pukul 5 sore. Setelah menempuh perjalanan laut sekitar 2 kilo meter, rombongan tiba di dermaga pulau Mandalika. Lalu jalan kaki sekitar 200 meter. Menuju kaki pulau. Di situlah Makam Sayyid Usman berada. Di kaki pulau di bibir pantai. Gus Yasin yang didampingi isteri tercinta Ning Nawal Nur Arafah dan rombongan langsung masuk makam. Di dalam bangunan rumah yang sudah modern itu, berjejer dua makam kuno. Ditutup kain putih. Gus Yasin sempat menyebut itu Makam Sayyid Usman dan isterinya. “Ini Makam Sayyid Usman dan isterinya, siapa lupa namanya,” katanya saat akan duduk di samping makam. Ditemani isteri dan rombongan dari Santri Gayeng Nusantara Jepara, Putra Mbah Maimoen Zubaer itu lantas memimpin zikir, tahlil, dan doa. Lebih dari 25 menit Gus Yasin mendoakan arwah yang bersemayam di makam keramat ini. Usai berdoa rombongan langsung pulang. Naik kapal lagi. Tiba di darat menjelang magrib. Gus Yasin mengaku sudah yang ke empat ziarah ke makam Sayid Usman Haji di Mandalika. Mulai saat maju Anggota DPRD Jateng, maju Calon Wakil Hubernur yang pertama, maju DPD, dan maju lagi Calon Wakil Gubernur yang kedua 2024. “Ini maqom Mbah Mudhor, seorang Alim atau Wali Yulloh yang terdampar di pulau ini saat Haji naik kapal zaman dulu. Riwayatnya terdampar juga di Penang Malaysia, atau di Singapura. Disana ada maqomnya juga,”kata Gus Yasin. Menurut informasi, Makam Sayyid Usman ini masih ada zuriyah (keturunan) dengan ayah Gus Yasin, Mbah Maimoen Zubair. Dulu ketika masih hidup, Mbah Moen juga sering ziarah ke sini. Karena itulah Gus Yasin mesti ziarah ketika punya hajat besar. Menurut Manager Benteng Portugis, Iwan Nugroho, selain Makam Sayyid Usman, di Pulau Mondoliko (Mandalika) juga ada makam Eyang Pathak Warak. Juga ada beberapa makam leluhur santri Sunan Muria. Mereka adalah para pejuang Islam pertama di Jepara, termasuk Sayyid Usman Haji. Iwan mengakui banyak pejabat atau orang yang akan mencalonkan diri untuk berkunjung ke Pulau Mondoliko terlebih dahulu. Mereka berharap agar bisa menjadi Kepala Daerah. “Bupati Andi (Dian Kristiandi, bupati Jepara) sering ke sana, Pak Marzuki (mantan Bupati Jepara) juga sering ke sana. Sampai sekarang banyak pejabat yang sering ke sana, entah dia mencalonkan diri menjadi dewan, ketua DPP, atau kepala daerah ya banyak ke sana,” ungkapnya. “Termasuk Gus Yasin (Wagub Jateng) bersama rombongan sering ziarah ke sana,”katanya.***

News

Senyawa Jepara Dukung Luthfi-Yasin Menang Telak di Pilgub Jateng 27 November 2024

JEPARA – Dukungan palson 2 (Luthfi-Yasin) untuk cagub-cawagub Jateng datang dari Senyawa di Jepara. Dukungan Komunitas Wanita dari Senyawa (Solidaritas Pendukung Ning Nawal & Gus Yasin untuk Jawa Tengah Berdaya), itu, diberikan saat Gus Yasin dan isterinya Ning Nawal Yasin menghadiri Istiqosah dan Doa Bersama, di Ponpes Sadamiyyah, Guyangan, Bangsri, Jepara, Kamis, 17 Oktober 2024. “Kami dari komunitas Senyawa Jepara menyatakan siap memenangkan Ahmad Luthfi-Gus Yasin menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah. Mari pada tanggal 27 Nopember kita coblos no 2,”ajak KH. Nahrowi Abusyafiq, Pengasuh Ponpes Sadamiyyah mewakili Senyawa. Pemilik 800 santri yang juga Syuriyah PC NU kabupaten Jepara, itu, menjelaskan, Paslon 2 ini pilihan Jawa Tengah. Selain keduanya berpengalaman, juga kombinasi nasionalis dan religius. Gus Yasin yang berbicara di depan hadirin menyampaikan komitmen untuk menjalankan program keagamaan dan insentif guru jika terpilih. “Jangan khawatir, program keagamaan dan insentif guru agama yang sudah kami jalankan lima tahun saya menjabat wakil gubernur, kedepan kita tingkatkan. Terutama jumlah penerimanya,” kata Gus Yasin yang didampingi Ning Nawal. Putra Mbah Maimoen Zubair ini juga menjelaskan banyak program yang nanti dijalankam. Diantaranya pendidikan paripurna, kesehatan tanpa antri, pertanian listrik solar panel, pupuk mudah, dan pesantren obah. “Nyuwun doa anggenipun kulo maju niko barokah dan slamet dalam menjalankan tugas. Slamet dunyo akherotipun,” pintanya. Imam Afansa, Guru SMK Ponpes Sadamiyyah, menyampaikan harapan para guru madin. Berterimakasih program Gus Yasin yang sudah berjalan sangat membantu asatid asadiyah. “Gus Yasin tiap tahun sudah memberi Insentif, kalo bisa ditambah untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Juga usul ada pelatihan SDM, agar guru bisa lebih maju. Gus Yasin menanggapi, isentif guru memang ditunggu tunggu. Bahkan saat dia sudah purna pun masih didemo karna isunya mau dihapus. “Kito jamin tidak dihapus jih, bahkan akan kita tambah jumlah penerimanya. Bahkan untuk sarana prasarana akan membuat sekolah unggulan di tingkat kecamatan, bisa sekolah negeri atau juga swasta atau pondok. Kita akan merangkul PGRI untuk mewujudkanya supaya profesional,”jelasnya.***  

Scroll to Top