News

News

Berdayakan Keluarga, PKK Jawa Tengah Teken MoU dengan USM

SEMARANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjalin kerja sama dengan Universitas Semarang (USM), untuk memperkuat pemberdayaan kesejahteraan keluarga, melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Nota Kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) diteken Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin dan Rektor USM Dr Supari, di Ruang Telekonferensi, Gedung Prof Dr Muladi Lantai 8, Kampus USM, Senin (21/7/2025). Secara garis besar, tujuan kerja sama itu adalah tercapainya sinergi pelaksanaan 10 program pokok PKK melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta fasilitasi penguatan sumber daya manusia dalam menunjang pelaksanaan program dan kegiatan PKK. Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan, untuk menjawab berbagai isu straregis terkait pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, pihaknya tidak bisa bekerja sendirian, sehingga perlu menggandeng perguruan tinggi. Dijelaskan, dalam Nota Kesepahaman itu, ada tiga poin kerja sama yang telah disepakati antara kedua belah pihak. Pertama, program kuliah kerja nyata (KKN) Tematik USM, yang akan disinergikan dengan program PKK. “Pertama adalah bagaimana nanti ada KKN tematik yang bisa disinergikan dengan program-program yang ada di PKK. Bukan hanya yang ada di tingkat provinsi, tapi juga sampai dasawisma,” kata Nawal, seusai kegiatan. Kedua, terangnya, sinergitas dalam layanan kesehatan mental dan bantuan hukum keluarga, untuk memperkuat program Kecamatan Berdaya, yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. “Di mana Kecamatan Berdaya ini ada layanan disabilitas, kemudian rumah perlindungan perempuan dan anak, sehingga butuh banyak ahli yang kemudian bisa disinergikan di situ,” imbuh Nawal. Ketiga, TP PKK Jateng juga menggandeng USM dalam penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat, tentang pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Dikatakan Nawal, setelah melakukan penandatanganan MoU, pihaknya akan menyusun rencana tindak lanjut (RTL), untuk merinci program-program apa saja yang bisa dikolaborasikan dengan USM. “Setelah ini harapannya bukan hanya penandatanganan saja, tetapi juga kerja-kerja konkret, apa yang akan kita susun di RTL ini. Secara rinci programnya apa, akan kita susun di RTL,” beber dia. Rektor Universitas Semarang, Dr Supari menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Jateng, yang sudah menggandeng kampusnya. Dalam jangka pendek, USM akan mengadakan program KKN Tematik. Terkait KKN Tematik, pihaknya siap mendukung apabila program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan mahasiswa, tersinergi dengan program PKK, sebagai wujud implementasi kampus yang berdampak. “Tadi Ibu Nawal Yasin sebagai Ketua TP PKK berpesan, dan kami langsung tangkap adalah KKN Tematik. Kami ingin juga benar-benar mengimplementasikan sebagai kampus yang berdampak,” ungkap Supari. Untuk penguatan Kecamatan Berdaya, imbuhnya, USM siap membantu dari sisi SDM yang dimiliki, dengan memberikan layanan konseling dan bantuan hukum. Begitu juga dengan program-program pemberdayaan lain yang akan dikolaborasikan ke depan. “Mangga, apapun nanti yang dibutuhkan, apakah butuh tenaga-tenaga ahli di USM, ada berapa yang dikehendaki, keahliannya apa, keperluannya apa, kita bisa ikut terjunkan ke sana,” tandasnya.***    

News

Taj Yasin:MQK Ajang Pengenalan Literasi Kitab-Kitab Klasik Berbahasa Arab

JEPARA – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menyatakan, gelaran Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) menjadi momentum untuk pengenalan literasi di pondok pesantren dalam memaknai kitab-kitab klasik berbahasan arab. “Termasuk pada teks-teks Al-Qur’an. Dan saya yakin ketika orang Islam itu mau memahami Al-Qur’an dengan benar, maka hasil yang ada yakni kebersamaan, saling menghormati, dan saling merangkul. Itu yang kami harapkan,” kata Taj Yasin saat membuka ajang MQK tingkat provinsi Jawa Tengah, di Pondok Pesantren, Darul Falah Amtsilati, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Senin, 21 Juli 2025. Dikatakan dia, meteode pembacaan dalam ajang MTQ tersebut telah digunakan di banyak pondok pesantren di Jawa Tengah, termasuk Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Bangsri yang jadi tuan rumah di ajang tersebut. Dalam ajang itu, diikuti sebanyak 271 peserta dari 78 pondok pesantren di berbagai kabupaten/kota di provinsi ini. Melalui gelaran itu juga menjadi ajang seleksi peserta yang akan diikutkan dalam MQK nasional di Sulawesi Selatan pada Oktober 2025 mendatang. Taj Yasin menjanjikan hadiah bagi santri-santri yang bisa meraih juara pada ajang nasional di Sulawesi Selatan nantinya. “Kami mendorong dan semangati. Buktikan bahwa MQK nasional di Sulawesi Selatan nanti akan juara. Kita tahu bahwa di 2023 kemarin, Jateng dinyatakan juara umum,” kata Taj Yasin. Dia bilang, apabila Jateng berhasil juara MQK nasional di Sulawesi Selatan, maka akan menjadi modal mengajukan diri menjadi tuan rumah MQK nasional di Jateng pada periode setelahnya. “Kami ingin menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan MTQ nasional, guna memperkenalkan Jawa Tengah ini embrio dari berbagai macam literasi,” katanya. Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Taufiqul Hakim mengatakan, pembacaan kitab-kitab klasik berbahasa arab merupakan salah satu bidang keilmuan yang diajarkan di pondok pesantren. “Itu menjadi dasar anak-anak (santri) untuk (belajar) menguasai ilmu fiqih, selanjutnya akan mempelajari ilmu politik, ekonomi, sosial. Anak-anak ini yang akan mengisi bangsa ini ke depan,” kata dia. Dia bilang, melalui kompetisi MQK baik tingkat provinsi maupun nasional juga diharapkan mempererat silaturahmi antar pondok pesantren.***                

News

Pemprov Jateng dan UIN Walisongo Gagas Pendirian RPH Baru Bersertifikat Halal

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, menggagas pendirian Rumah Pemotongan Hewan (RPH) baru bersertifikat halal. Sebab, RPH di wilayah ini masih harus diperbanyak. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin saat menerima audiensi civitas akademika UIN Walisongo Semarang, di ruang kerjanya, Kamis (17/7/2025). Taj Yasin menyambut baik usulan UIN Walisongo, terkait pembentukan RPH. Dia menegaskan, pemprov siap memberikan pendampingan, terutama dalam proses perizinan dan pemenuhan standar kehalalan. “Pada prinsipnya, kami dari pemerintah bersifat mendampingi. Kesiapan teknis dan pelaksanaan pembangunan RPH, akan dikerjakan oleh pihak pengusul. Tapi untuk perizinan sampai sertifikat halal, kami siap memfasilitasi,” beber wagub. Dia menyampaikan, wilayah seperti Pati Raya dan Banyumas Raya membutuhkan RPH yang bersertifikat halal, karena hingga saat ini belum tersedia secara memadai. Dalam kesempatan itu, juga dibahas mengenai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, program beasiswa untuk santri, dan sebagainya. Mengenai pelaksanaan KKN tematik, Pemprov Jateng mendorong perguruan tinggi untuk tidak hanya menjadikan KKN sebagai kewajiban akademik, tapi juga sebagai wadah penyampaian masukan dari masyarakat. “Contohnya di UNS, kami ikut melepas mahasiswa KKN ke seluruh Nusantara. Laporan KKN bukan hanya untuk nilai, tapi kami dorong ada resume masukan dari mahasiswa, terutama yang bertugas di wilayah Jawa Tengah,” tambahnya. Terkait beasiswa, Taj Yasin menyampaikan, Pemprov Jateng membuat program beasiswa untuk lulusan pesantren yang ingin melanjutkan melalui pendidikan tinggi, khususnya jenjang S1. “Kami fokus ke S1, baik dari pesantren maupun masyarakat umum, untuk bisa kita bantu melalui beasiswa. Walaupun alokasi beasiswa tidak besar, kontribusi dari kampus seperti UIN Walisongo terhadap masyarakat Jawa Tengah itu, sangat kami apresiasi,” ujar Gus Yasin, sapaan akrab wagub. Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Walisongo, Hasan Asy’ari Ulama’i menyampaikan, pihak kampus memiliki Walisongo Halal Center, yang telah menjalankan berbagai program pendukung industri halal, termasuk menyiapkan lebih dari 500 juru sembelih halal (Juleha) bersertifikasi. “Kalau nanti ada penambahan RPH, kami siap membantu dalam penyiapan SDM-nya. Kami ingin masyarakat Jawa Tengah semakin siap dan sadar, akan pentingnya konsumsi produk halal,” ujarnya.***      

News

Taj Yasin Tinjau Pabrik Pengolahan Daging Toros Farm di Magelang

MAGELANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengunjungi perusahaan pengolahan daging PT. Toros Farm Indonesia di Dusun Tegalsari, Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu, 6 Juli 2025. Perusahaan tersebut di bawah naungan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah. Dalam Kunjungan kerja itu, dalam rangka mengamati proses pengolahan daging berstandar halal. Mulai dari budidaya di peternakan, penyembelihan, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran. “Kita bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dan Pondok Pesantren Sulaimaniyah untuk mendorong wisata halal. Saya ingin memastikan bagaimana produksinya,” kata Taj Yasin disela kunjungan. Toros Farm saat ini fokus pada pengolahan daging beku, baik sapi, kambing, maupun ayam. Perusahaan tersebut juga tengah mengembangkan makanan olahan, salah satunya sosis. Pada 2022 lalu, Taj Yasin sudah pernah berkunjung ke PT. Toros. Menurutnya, pada kunjungan tahun ini, pihaknya menemukan kemajuan dalam produksi daging beku. Salah satunya adalah kuantitas yang bertambah. “Alhamdulillah dari dua tahun yang lalu, saat ini sudah melimpah. Sudah lebih baik lagi,” ucap dia. Lebih lanjut, kata Taj Yasin, upaya menjamin penguatan produk daging halal tersebut, sekaligus untuk menuju program pariwisata halal. Produk Toros Farm telah mendapatkan sertifikasi halal yang diakui. Saat ini suplai produk perusahaan tersebut telah dikirim di berbagai wilayah Jawa Tengah. Ia mendorong agar produk daging beku halal itu bisa menjangkau di seluruh wilayah di Tanah Air. “Kami ingin mendorong jangan hanya di sini saja. Kembangkan lagi untuk memberikan jaminan makanan halal untuk masyarakat muslim, yang ada di Indonesia. Itu yang paling utama,” ucap sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu. Gus Yasin juga mengapresiasi PT Toros Farm yang memberdayakan para peternak di sekitar pabrik. Para peternak diajarkan mengenai ilmu beternak yang baik dan sesuai dengan  standar.***

News

Wagub Jateng Semangati Anak Yatim: Banyak Tokoh Besar dari Kondisi Yatim

TEMANGGUNG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menghadiri kegiatan santunan kepada anak yatim oleh elemen masyarakat, di Dusun Joho, Desa Wonoboyo, Kecamatan Wonoboyo, Kabupateng Temanggung, pada Minggu, 6 Juli 2025. Pada kegiatan itu, tercatat ada 480 anak yatim dari Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Kendal yang menerima santunan tersebut. Taj Yasin mengucapkan terima kasih atas konsistensi masyarakat yang sudah 21 kalinya menyelenggarakan kegiatan santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini telah sesuai dengan yang diajarkan agama. “Dengan kegiatan ini tentu meringankan tanggung jawab pemerintah,” kata dia. Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Gus Yasin ini, juga memberikan semangat kepada para anak yatim. Menurut dia, menjadi anak yatim tidak boleh berkecil hati. Justru banyak tokoh-tokoh besar yang tumbuh dengan kondisi yatim, seperti Imam Ghazali, dan Imam Syafii. “Rosul kita Nabi Muhammad SAW juga seorang yatim. Setelah kelahiran kanjeng nabi, beberapa tahun setelahnya jadi piatu,” ucap Taj Yasin. Untuk itu, kata dia, anak yatim harus lebih giat belajar dalam menempuh tiap jenjang pendidikannya. Bupati Temanggung, Agus Setyawan menyampaikan, terimakasih pada masyarakat maupun dukungan dari Wakil Gubernur Jateng. Dia melaporkan, Pemerintah Kabupaten Temanggung juga menggarap program sosial, yakni Rumah Singgah di Kota Semarang, dan Yogyakarta. Rumah Singgah di itu agar bisa dimanfaatkan masyarakat yang harus menjalani pengobatan di rumah sakit di dua kota tersebut. Selain itu, juga bisa dimanfatkan untuk warga yang sedang mencari sekolah maupun pekerjaan di kedua kota itu.***

News

Indeks Kerukunan Umat Beragama Jawa Tengah Naik, Capai 78,98

TEGAL – Indeks kerukunan umat beragama di Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai 78,98. Angka itu mengalami kenaikkan dibandingkan pada 2024 yang mencapai 77,90. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat menghadiri acara tasyakuran dan doa bersama dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 di Pendopo Ki Djagga Manggala, di Kabupaten Tegal, Sabtu, 5 Juli 2025. Menurut dia, terciptanya kerukunan umat beragama, mampu membangun bangsa dan negara dengan baik. Oleh karenanya, seluruh elemen masyarakat juga diharapkan terus menjaga kebersamaan dan kedamaian. Bahkan, kata Taj Yasin, kerukunan umat beragama yang baik juga berkontribusi pada perekonomian yang baik. Pada momen HUT Bhayangkara ini, Taj Yasin mengucapkan terimakasih kepada Polri atas peran-peran yang dilakukan. Penguatan kelembagaan juga perlu terus dilakukan. Kapolres Kabupaten Tegal, Bayu Prasetyo, saat membacakan sambutan Kapolda Jateng menyampaikan rasa terimakasih pada masyarakat yang telah menginisiasi acara tasyakuran tersebut. “Semoga acara ini bisa jadi momentum hubungan yang baik dengan masyarakat,” kata dia. Dalam kesempatan itu, tokoh ulama Habib Luthfi bin Yahya mengatakan, Polri harus menjaga betul kepercayaan masyarakat. “Kalau masyarakat sudah membuatkan acara tasyakuran, maka hati-hati. Harus dijaga betul negara ini,” katanya. Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, menambahkan, sangat penting untuk menjaga kebersamaan lintas agama, masyarakat, dan segala elemen lain. “Agar kedamaian yang diinginkan bisa dirasakan. Ini sesuatu yang harus dilakukan,” katanya.***

News

Warga Blora Semringah Harga Gabah Rp 6.500, Taj Yasin Minta Laporkan Jika tak Sesuai

BLORA – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen menemui masyarakat dalam kegiatan syukuran atas hasil panen Dusun Jati, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jumat, 4 Juli 2025. Ia menanyakan bagaimana hasil panen ke masyarakat setempat mengenai hasil panen padi dan harga gabah pada musim ini. Pertanyaan itu dijawab oleh masyarakat dengan kompak dan semringah. Menurut mereka hasil jual gabah tahun ini Rp6.500. Tahun lalu tidak se- stabil saat ini. “Alhamdulillah hasil panen baik. Semua kompak mengatakan, harga jual gabah Rp6.500,” kata Taj Yasin. Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur Jateng, itu lantas berpesan kepada masyarakat. Apabila ada yang membeli gabah lebih rendah dari harga Rp6.500 yang ditetapkan pemerintah, maka agar berani melaporkan. Minimal kepada kepala desa setempat. Dia bilang, pada masa kemarau basah ini tetap bisa menjadi berkah bagi warga setempat, meskpun tak bisa menanam tanaman palawija, tembakau, hingga tanaman musim panas lainnya. Akan tetapi petani masih bisa menanam padi setidaknya hingga tiga kali dalam setahun. “Jadi ada kalanya kemarau basah itu menjadi bencana, ada kemarau basah yang menjadi berkah. Seperti yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Blora ini yang harus disyukuri,” ucap Taj Yasin. Lebih lanjut dikatakannya, Pemerintah Provinsi Jateng juga ingin memastikan pupuk yang didistribusikan kepada petani mudah didapat dan tepat sasaran. Sosok asal Kabupaten Rembang itu juga menawarkan untuk penyaluran sistem energi berbasis air matahari (sibel) panel surya untuk menghemat pengeluaran. Selama ini untuk pengairan sawah, masyarakat setempat menggunakan pompa listrik untuk menyedot air dari dalam tanah. Pada kesempatan tersebut, Taj Yasin, mengajak masyarakat untuk juga menanam dan merawat keberadaan pohon-pohon besar untuk mengurangi ancaman bencana alam seperti banjir. Pohon-pohon seperti jati, mangga, dan lainnya punya manfaat sebagai penyimpan air. Keberadaanya selain punya manfaat ekonomi, akan tetapi juga dalam upaya mengikat air saat intensitas hujan tinggi. Petani setempat, Udik Sugito (50), mengatakan hasil panen dan harga disyukirinya karena sedang bagus. Akan tetapi, tantangan lain yang sedang dihadapi yakni hama. “Cuma masalahnya ada hama tikus, wereng juga,” katanya. Saat ini masyarakat mengandalkan burung hantu dengan membuat rumah burung hantu (rubuha) di sawah. Pada momen Dirgahayu HUT RI tahun lalu, diadakan lomba menangkap tikus oleh masyarakat setempat. Syahid (40) petani lain, mengatakan, agar ketersediaan jenis pupuk pada setiap musim tanam kepada kelompok tani terjamin. “Karena ini kemarau basah, jadi semuanya bebarengan pada menanam padi lagi yang butuh pupuk,” katanya. Aspirasi lain yang disampaikan masyarakat setempat yakni agar adanya intervensi dari Pemerintah Provinsi Jateng untuk akses perbaikan jalan-jalan desa. Hal itu melihat wilayah di Kradenan itu, merupakan wilayah yang tak jauh berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.***

News

Salurkan Modal Usaha Rp 860 Juta, Gus Yasin Pesan Jangan Jadi Rebutan

BLORA – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen, menyalurkan modal kelompok usaha bersama (Kube) Rp860 juta untuk 43 kelompok penerima di Kabupaten Blora. Masing-masing kelompok usaha mendapat Rp20 juta. Secara simbolis, penyaluran modal usaha itu diserahkan pada kegiatan syukuran sedekah bumi di Dusun Jati, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jumat, 4 Juli 2025. “Saya titip betul untuk kembangkan usaha, jangan buat rebutan. Itu untik kepentingan masyarakat, jadi dimusyawarahkan,” kata Yaj Yasin. Dia mengatakan, salah satu usaha yang cukup potensial dikembangkan di desa dengan modal tersebut yakni beternak kambing atau domba. Sosok asal Kabupaten Rembang itu bilang, pernah menyalurkan modal untuk pengembangan kambing, di mana hasilnya ada yang cukup tumbuh. Dari satu atau dua kambing, kemudian berkembang. Hal itu, kata Taj Yasin, bisa bertambah untuk dikembangkan warga yang lain. “Melalui dana APBD atau saya pribadi, ada lho daerah-daerah yang sukses kembangkan ternak kambing. Pernah saat itu tahun 2022, dan pada 2025 ini sudah berkembang 100 persen,” ucapnya. Gus Yasin sapaan akrab Wakil Gubernur Jateng mengatakan, setiap modal keuangan yang disalurkan agar mampu menjadi sumber kemakmuran masyarakat. “Inilah yang seharusnya benar-benar dilakukan oleh masyarakat yang menerima modal usaha baik dari provinsi atau kabupaten,” katanya. Dalam kesempatan itu, Taj Yasin didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Nawal Arafah Yasin, menyalurkan 300 paket sembako dan alat tulis. Alat tulis dibagikan untuk siswa/siswi di lingkungan setempat. Hal itu sebagai persiapan untuk masuk sekolah tahun ajatan baru 2025/2026. Udik Sugito (50) salah satu petani dari warga setempat, mengatakan, masyarakat antusias sangat dan senang atas kedatangan wakil Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin. “Mudah-mudahan apa yang diaalurkan kepada masyarakat ini bisa dikembangkan supaya menjadi lebih baik dan lebih bagus,” katanya.***

News

Gus Yasin Hadiri Ujian Promosi Doktor Wartawan Suara Merdeka

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, menghadiri ujian terbuka dalam rangka promosi doktor Agus Fathuddin Yusuf, di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jumat, 4 Juli 2024. Agus Fathudin Yusuf merupakan wartawan senior Koran Harian Suara Merdeka. Dia mengambil penelitian dengan judul disertasi ‘Dinamika Kontestasi Ideologi Islam Moderat dengan Islam Radikal di Media Sosial’. Gus Yasin, panggilan akrab Wagub Jateng mengucapkan selamat kepada Agus Fathudin atas dedikasi doktornya. Dengan doa semoga ilmunya berkah bermanfaat dunia dan akherat. Sebagai ketua sidang yang juga sebagai Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Nizar, M.Ag., Prof. Dr. Muhammad Sulthon, M.Ag sebagai sekretaris, Prof. Dr. Ahmad Rofiq, MA., sebagai promotor/penguji. Lalu Dr. Najahan Musyafak, MA., sebagai Co-Promotor, Prof. Dr. Zulkifli, M.Ag., sebagai penguji eksternal, Prof. Dr. IIyas Supena, M.Ag sebagai penguji, Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Ag. sebagai penguji, dan Dr. Agus Riyadi, M.S.I. sebagai penguji. Dalam ujian promosi doktor tersebut Agus Fathuddin Yusuf dinyatakan lulus dengan total nilai penggabungan 3,81. Nilai itu dari akumulasi nilai ujian terbuka, tertutup, hingga teori. Adapun IPK yang didapat pada kelulusannya yakni 3,75. “Dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan,” kata Prof. Nizar. Dia mengatakan, hasil ujian promosi doktor itu merupakan babak baru perjalanan keilmuan.  Setiap keilmuan harus dipertanggungjawabkan, dan menjadi manfaat untuk masyarakat. Prof Ahmad Rofiq, mengatakan, disertasi tersebut menjadi catatan penting, dan kedepan tentu masih banyak hal yang perlu dikaji. “Pada jaman ini, kita harus belajar terus supaya tak ketinggalan informasi. Bahkan AI bisa lebih pintar dari kita. Penelitian itu supaya dikawal dengan baik. Karena  kedepan masih sangat panjang, apalagi terkait perkembangan teknologi,” katanya.***

News

Taj Yasin Tepati Janji, Petani Grobogan Dapat Bantuan Benih hingga Rumah Burung Hantu Pasca Banjir

GROBOGAN – Kabupaten Grobogan perlahan bangkit usai dilanda banjir yang merusak ribuan hektare lahan pertanian. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng Pemerintah pusat, daerah, serta Bank Indonesia turun tangan memberikan bantuan bagi para petani yang terdampak. Bantuan tersebut meliputi benih padi, mesin pompa air, alat transplanter, hingga 28 unit rumah burung hantu (rubuha) sebagai pengendali hama. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menyebut peran Grobogan sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Kabupaten ini menyumbang hampir 10 persen dari kontribusi pangan Jawa Tengah. Maka lahan pertanian yang sudah masuk RT/RW harus kita pertahankan. Tidak boleh dialihfungsikan,” tegasnya. Ia menekankan tantangan pangan semakin kompleks akibat perubahan iklim dan alih fungsi lahan. “Panjenengan semua adalah pahlawan pangan Indonesia. Maka menjaga lahan dan hasil panen adalah bagian dari perjuangan kita bersama,” ujarnya. Bupati Grobogan Setyo Hadi menjelaskan bahwa banjir yang terjadi pada pertengahan Mei 2025 telah merusak 373 hektare sawah dan 15 hektare tembakau di Kecamatan Tegowanu. Tanaman padi yang masih berusia 25–30 hari terendam dan mengalami puso. Sebanyak 439 rumah warga juga terdampak. “Titik jebol di Sungai Renggong sudah selesai diperbaiki, dan sejumlah tanggul kritis lainnya masih dalam proses,” jelasnya. Setyo Hadi menegaskan bahwa Grobogan adalah daerah terluas kedua di Jawa Tengah dengan potensi pertanian mencapai 124 ribu hektare. Komoditas unggulannya meliputi padi, jagung, kedelai, bawang merah, pisang, tebu, dan tembakau. “Bantuan ini bukan hanya dukungan moril, tapi harapan nyata bagi kami untuk bangkit demi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ucapnya. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis nasional untuk meningkatkan produksi pangan. “Swasembada pangan adalah bagian dari Asta Cita Presiden. Grobogan dan Demak jadi titik penting untuk penguatan produksi pertanian,” ujarnya. Petani Desa Sukorejo, Sunardi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima.  “Sawah saya sempat surut, tapi hujan turun lagi dan air naik. Kami mohon talang pintu bisa dibersihkan dari sampah supaya air lancar,” katanya. Berikut bantuan untuk Penanganan Sawah Terdampak Banjir di Kabupaten Grobogan. Benih Padi dari Kementerian Pertanian sebanyak 13.625 kg untuk Luas Lahan: 545 hektare diberikan ke 16 kelompok tani di Kabupaten Grobogan. Berikutnya Mesin Pompa Air dan alat transplater dari Bank Indonesia untuk Kelompok Tani Ngudi Raharjo dan Kelompok Tani Ngudi Mulyo I. Selain itu ada pula bantuan 28 Unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) untuk pengendalian hama dalam rangka peningkatan produktivitas tanaman padi. Diserahkan ke Pemkab Grobogan dari Bank Indonesia. Diberitakan sebelumnya, Taj Yasin mengupayakan skema untuk meringankan beban petani terdampak banjir di Kabupaten Demak dan Grobogan belum lama ini. Salah satunya dengan mengganti bibit tanaman. “Kemarin juga ada keluhan kepada saya ‘pak, kami baru daja tanam, ada yang mau panen’. Sehingga kegagalan panen ini, kami Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan bertanggung jawab,” kata Taj Yasin.

Scroll to Top