News

News

Ribuan Orang Tunggu Gus Yasin di Pengajian Muslimat NU Karanganyar

KARANGANYAR – Sehari menjelang debat palson, Cawagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) masih juga safari keliling Jawa Tengah. Sabtu, 9 Nopember 2024, Gus Yasin menghadiri Pengajian Akbar Hari Santri Nasional dengan pembicara Gus Muwafiq di Gor Raden Mas Said Tegalasri, Bejen, Kec. Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Acara yang digelar Muslimat NU Karanganyar itu dihadiri ribuan kaum hawa. GOR Raden Mas Said penuh sesak. Pengajian mengundang ulama kondang Gus Muwafiq dari Jogjakarta. Dengan Tema Kiprah Muslimat NU dalam Meneruskan Perjuangan Merengkuh Masa Depan. Gus Yasin yang tiba pukul 10.00 Wib, disambut Hj. Suliyastuti M.M. Ketua Muslimat NU Karanganyar. Diajak masuk GOR yang sudah penuh jamaah. Duduk bersama para tamu dan undangan di panggung acara. Diantaranya, Ketua PC NU Karanganyar, Calon Bupati Karanganyar Ilyas Akbar Almadani, dan Gus Muwafiq. Dalam sambutanya, Hj. Suliyastuti menyampaikan Gus Yasin yang saat ini maju calon wakil gubernur adalah putra Mbah Maimoen Zubair. Seorang Ulama kharismatik pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang Rembang. “Alhamdulilah ditengah kegiatan Gus Yasin di Solo, beliau mendengar ada kegiatan Muslimat NU Karanganyar, karena beliau kader NU akhirnya mampir,” katanya. Dia juga menyampaikan, Gus Yasin sejak lahir sudah berdarah NU karena bapak-ibunya NU. Sehingga ke-NU an Gus Yasin tidak diragukan lagi. “Sebagai putra NU, Gus Yasin taqdim dengan orang tua, termasuk sama saya sebagai Ibunya. Monggo Gus kami diberi motivasi agar terus bersemangat nguri-uri NU,” pintanya. Gus Yasin menyampaikan terimakasih bisa silaturahim dengan Muslimat NU Karanganyar. Di forum yang baik ini, dia minta doa dan dukungan dalam pilgub Jateng 27 November 2024. Saat ini pihaknya maju bersama Ahmad Luthfi no urut 2 (Luthfi-Yasin). “Nyuwun estu-estu doa dan dukunganya kagem kulo dan Pak Luthfi, semoga bisa memimpin Jawa Tengah dan amanah dan berkah,” katanya. Menurut Gus Yasin, karakter Ahlussunnah wal Jamaah NU harus dilestarikan. Salah satunya Waga NU meyakini adanya tawassul (perantara orang silih solihah) dalam berzikir dan berdoa. “Ini ajaran nabi kita, terutama Nabi Zakaria, sekelas nabi saja tawassul saat berdoa meminta anak dan keturunan, yaitu tawassul di tempat Saidah Maryam di sebuah mihrob di masjid, dari situlah akhirnya doa dikabulkan Alloh punya anak. Padahal nabi Zakaria sudah usia 100 tahun isterinya 80 tahun,”katanya. Sebagai wanita solihah, Saidah Maryam siang malam berzikir. Sampai-sampai segala kebutuhanya dicukupi Gusti Alloh. Saat bapaknya Imron ingin mengirim buah, di mihrob sudah ada buah. Bahkan sama Alliloh diberi anak bernama nabi Isa. Padahal tidak bersuami.***

News

Di depan Kepala Sekolah Swasta se-Jateng, Gus Yasin Janji Kedepan Tidak akan Membedakan Sekolah Swasta dan Negeri

KENDAL – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), bertekad tidak akan membedakan antara sekolah negeri dan sekolah swasta jika kelak dipercaya memimpin Jawa Tengah bersama Cagub Ahmad Luthfi. Hal itu ditegaskan Gus Yasin di hadapan Forum Komunikasi Sekolah Swasta (FKSS) se-Jawa Tengah, di Resort Tirto Arum, Patebon, Kendal, Rabo 6 November 2024. FKSS kali ini dihadiri Kepala Sekolah (Kepsek), perwakilan dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah. “Nawa cita kami bersama Mas Luthfi jika kelak memimpin tidak akan membedakan antara sekolah swasta dan sekolah negeri. Ini komitmen kami dari awal, “kata Gus Yasin disambut tepuk tangan. Tidak membedakan, dalam arti, terkait bantuan dan perhatian pemerintah terkait pendidikan. Juga termasuk tidak membedakan dalam mendorong kemajuan sekolah yang ada. Baik swasta maupun negeri sama-sama didorong untuk maju baik sarana prasarananya. Termasuk terkaik kesejahteraan gurunya. “Ini kami maksudkan agar semua sekolah negeri maupun swasta sama-sama maju. Karena keduanya punya beban dan tugas yang sama yaitu mendidik anak bangsa,” ujarnya. Karena itu, bersama Ahmad Luthfi, Gus Yasin menyiapkan beberapa program untuk pendidikan Jawa Tengah. Pertama akan menciptakan sekolah unggulan di setiap kecamatan. Tujuanya agar orang tua tidak kesulitan mencarikan solah anaknya karena aturan zonasi. “Jadi kalau setiap kecamatan ada sekolah unggulan, orang tua tidak perlu jauh-jauh mencarikan sekolah karena zonasi,” ujarnya. Sekolah unggulan yang dimaksud bukan membuka sekolah baru. Tetapi mendorong yang sudah ada untuk menjadi sekolah unggulan. “Jadi tidak membuka sekolah baru, tetapi mendorong yang sudah ada, jadi tidak usah khawatir,” tambahnya. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sekolah gratis bagi anak-anak yang tidak mampu. Khususnya untuk SMA dan SMK karena SD dan SMP diurus pemerintah kabupaten/kota. “Ini menjadi salah satu solusi, jika orang tua siswa gajinya tidak tinggi karena UMP, maka pemerintah hadir membantu biaya pendidikan anak-anaknya. Sehingga meski UMP tidak tinggi tetap bisa cukup, dengan begitu investor tetap mau masuk Jawa Tengah,” imbuhnya. Untuk mewujudkan semuanya, Gus Yasin minta pihak pelaku pendidikan ikut terlibat membahasnya. Kalau pengin pendidikan maju, baik swasta maupun negeri harus bersatu memecahkan persoalan. Untuk kesejahteraan guru, pihaknya akan menghitung berapa sebenarnya biaya pendidikan yang layak di Jateng termasuk jumlah sekolah. Kalau bisa ditemukan antara beban dan kebutuhan, maka bisa diciptakan skema pembiayaan tiap sekolah termasuk untuk kesejahteraan gurunya. “Jadi kedepan perlu validasi sekolah swasta mana yang harus dimerger kalau tidak mau ditutup, supaya yang lemah bisa berdaya termasuk guru-gurunya,” kata putra Mbah Maimoen Zubair ini. Soal insentif atau bantuan Bosda untuk guru, Gus Yasin berharap ke depan bisa naik dan bertambah penerimanya. Namun memang ada syarat dan ketentuan bagi guru penerima Bosda. Yang selama ini banyak keluhan karena syaratnya terlalu sulit. Diantaranya penerima insentif hanya untuk guru yang belum punya sertifikasi dan mengabdi lebih 15 tahun. Padahal guru masa pengabdian di atas lima bela tahun pasti sudah punya sertifikasi. “Insentif Bosdanya ada, tetapi karena syaratnya sepeti itu, banyak guru yang akhirnya tidak bisa menerima. Ini yang perlu kita rembuk bersama nantinya,”kata Gus Yasin.***

News, Ngopeni Ngelakoni

Persatuan Sekolah Swasta se Jawa Tengah Siap Menangkan Luthfi-Yasin

KENDAL – Mendekati hari pencoblosan 27 November 2024, dukungan untuk paslon gubernur-wakil gubernur no 2 Luthfi-Yasin terus berdatangan. Kali ini dari FKSS (Forum Komunikasi Sekolah Swasta Jawa Tengah), yang jumlahnya 60 ribu lebih. Dukungan diberikan FKSS dalam forum “Bincang-Bincang Pendidikan SMA Swasta Menuju Pendidikan Tanpa Sekat dan Rapat Koordinasi Tahun 2024”, di Resort Tirto Arum, Patebon, Kendal, Rabu 6 November 2024. Gus Yasin hadir sebagai undangan di forum guru swasta yang dihadiri perwakilan 80 Kepala Sekolah se-Jawa Tengah itu. Ketua FKSS Roni Widodo, dalam sambutanya mengatakan, ada 60 ribu lebih suara FKSS dari 543 sekolah swasta se-Jawa Tengah. Mereka siap memenangkan paslon 2 Luthfi-Yasin. “Tapi dengan syarat, bila Gus Yasin dan Pak Luthfi, mau membantu mencarikan solusi atas aspirasi teman-teman guru swasta di Jawa Tengah selama ini,”kata Roni di depan Gus Yasin. Diantaranya, kata Roni, aspirasi agar Gus Yasin jika memimpin tidak membedakan antara sekolah swasta dan negeri. Tidak akan membuka sekolah-sekolah baru baik negeri dan swasta. Dan paling penting bisa membantu meningkatkan kesejahteraan guru swasta. “Kalau Gus Yasin dan Pak Luthfi bisa mewujudkan aspirasi kami, Insya Allah kami guru swasta dan keluarga siap memenangkan. Bapak-ibu senua siap menangkan Luthfi-Gus Yasin?” tanya Roni, yang dijawab siaap dengan serempak. Kata Roni, demi kemenangan paslon 2, para guru wasta se-Jateng dengan biaya sendiri datang ke Kendal. Kedekatan dengan Gus Yasin, katanya, juga sudah berlangsung lama sejak Gus Yasin menjabat Wakil gubernur Masa Jabatan 2018-2023. “Sejak 2019, kami tak lepas dari Gus Taj Yasin, kami sering mendatangi Gus Yasin soal keluhan guru swasta, bahkan maaf Gus, kami pernah bikin sedikit keributan karena datang dengan 8 ribu guru pada 17 Feb 2020, kita bikin silaturahim akbar untuk wadul Gus Yasin,”kata Roni lagi. Gus Yasin yang hadir menyatakan siap mencatat dan mencarikan solusi berbagai keluhan guru swasta. Untuk mewujudkanya dia kedepan akan mengajak bicara para guru swasta agar kebijakanya tepat sasaran. “Matur nuwun sudah memberi masukan dan aspirasi untuk menuntaskan masalah sekolah swasta ke depan. Bismillah nanti kita bedah bersama,” jelasnya. Gus Yasin juga sepakat jika kedapan tidak perlu ada pembedaan antara sekolah swasta dan negeri. Terutama terkait bantuan-bantuan dari pemerintah. Sebab sekolah swasta juga sama mendidik anak bangsa. Justeru menurutnya perhatian pemerintah harus lebih besar kepada swasta. Sebab sekokah negeri tanpa sentuhan sudah pasti berkembang. Di akhir acara, para guru yang kebanyakan Kepsek swasta se-Jateng ini menyatukan tekad mendukung paslon 2 Luthfi-Yasin pada Pilgub 27 November 2024 mendatang. “Luthfi-Yasin jadi jadi jadi. Luthfi-Yasin menang menang menang. Aamiin,” teriak mereka bersemangat. ***

News, Ngopeni Ngelakoni

Istighosah dan Dukungan untuk Pasangan Ahmad Luthfi-Gus Yasin di Kecamatan Bawen

KABUPATEN SEMARANG – Ketua Muslimat PAC Kecamatan Bawen, Ibu Nyai Nurul Mukhlisah S.Pd., yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum PC Muslimat Kabupaten Semarang, mengadakan acara istighosah di kediamannya untuk mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Gus Taj Yasin, Rabu, 6 November 2024. Acara ini bertujuan untuk memohon doa dan keberkahan dalam rangka memenangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2024, yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang. Istighosah serta Qur’annan yang digelar di Dusun Pancuran, Kandangan, Bawen, Kabupaten Semarang, berlangsung khusyuk dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Nyai Nurul Mukhlisah. Dalam doa tersebut, beliau meminta kepada Allah SWT agar memberikan kemenangan bagi pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Taj Yasin. Ibu Nurul juga berharap agar seluruh anggota Muslimat beserta keluarga dan masyarakat Kecamatan Bawen mendukung penuh pasangan Ahmad Luthfi dan Gus Taj Yasin pada hari pencoblosan nanti. Ibu Nyai Nurul Mukhlisah menyampaikan bahwa meski langkah untuk memenangkan pasangan Luthfi-Gus Yasin tidak mudah, terutama dengan adanya tekanan politik dari partai besar seperti PDI-P, beliau tetap optimis. “Kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya ibu-ibu Muslimat, akan memberikan dampak signifikan dalam mendongkrak perolehan suara untuk Gus Yasin,” ujarnya. Lebih lanjut, ia juga berharap dari almarhum KH Maimoen Zubair dapat memberikan berkah bagi pergerakan ini, mengingat almarhum merupakan sosok yang sangat dihormati dalam dunia pesantren dan dakwah. Dalam hal ini, Ibu Nyai Nurul Mukhlisah menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dari berbagai kalangan untuk memenangkan Gus Yasin sebagai Wakil Gubernur. Hadir juga dalam acara tersebut K Mafakhirul Anwar, Koordinator Santri Gayeng Kabupaten Semarang. Ia memberikan sambutan dan mengajak seluruh hadirin untuk mendukung penuh pasangan Ahmad Luthfi-Gus Yasin. “Mari kita rapatkan barisan, tanpa menunggu perintah lagi, setiap Ibu-Ibu Muslimat dan warga di sini harus bergerak bersama untuk kemenangan pasangan Luthfi-Yasin,” tegas K Mafakhirul Anwar. Dalam kesempatan tersebut, K Mafakhirul Anwar juga mengenalkan Organisasi Santri Gayeng yang dipelopori oleh Gus Taj Yasin, yang berfokus pada bidang sosial kemasyarakatan. Organisasi Santri Gayeng, menurutnya, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa, serta mendukung program-program kemajuan di Jawa Tengah. Selain itu, Ia juga mengingatkan kepada seluruh jamaah untuk tidak ragu mengajak keluarga, tetangga, dan teman-teman untuk turut serta dalam mendukung pasangan Luthfi-Gus Yasin. “Gerakan ini bukan hanya milik satu kelompok saja, tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat agar kemenangan bisa tercapai,” imbuhnya. Kegiatan ditutup dengan pengingat pentingnya tanggal 27 November 2024, sebagai hari pencoblosan. “Jangan sampai salah pilih, pastikan nomor 2 untuk pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.” tutup K Mafakhirul Anwar dengan penuh semangat.***

News, Pesantren Obah

Empat Pesantren Kajen dan Tayu Pati Pilih 02 Luthfi – Yasin

PATI – Sedikitnya empat pondok pesantren di kabupaten Pati Jawa Tengah memberikan dukungan kepada paslon gubernur-wakil gubernur Jateng no 2 Luthfi-Yasin pada Pilgub Jateng 27 November 2024. Dukungan diberikan saat Cawagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) safari mengunjungi empat Ponpes tersebut, Selasa 5 November 2024. Empat ponspes yang santrinya puluhan ribu orang tersebut menyatakan memilih paslon 2 Luthfi-Yasin untuk Calon gubernur dan wakil gubernur Jateng 2024. Ponpes pertama yang dikunjungi Gus Yasin adalah Pondok Al Kautsar, pimpinan KH. Zaky Fuad Abdillah, di Desa Kajen, kecamatan Mergoyoso, Pati. Di Ponpes yang jumlah santrinya hampir sama dengan Ponpes almarhum KH Sahal Mahfud ini, Gus Yasin disambut langsung Kyai Zaky Fuad Abdillah. Dalam sesi wawancara, Kyai Zaky sangat berharap Gus Yasin memimpin Jawa Tengah bersama Ahmad Luthfi. Keduanya dinilai cocok memimpin Jawa Tengah kedepan. “Beliau pemimpin kombinasi nasionalis (Ahmad Luthfi) dan pemimpin religius (Gus Yasin). Kami do’akan Allah mengabulkan hajat beliau,”harapnya. Setelah sowan ponpes Al Kautsar, Gus Yasin pindah mengunjungi Jamiyah Thoriqoh Annida pimpinan KH Ahmad Yasir, di Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati. Gus Yasin diterima langsung Mbah Yasir dan pengurus majelis, termasuk aktivis SGN (Santri Gayeng Nusantara) korkab Pati. Jamiyah Thoriqoh Annida diselenggarakan tiap Jumat legi dengan ribuan orang. Mbah Yasir juga alumni Ponpes Al Anwar Sarang, yang juga murid Mbah Maimoen Zubair, ayah Gus Yasin. Selepas ramah tamah, Mbah Yasir mendoakan agar Gus Yasin diberi kesehatan dan kemudahan melangkah di pilgub Jateng. “Ya Allah mudahkan langkah paslon 2 Luthfi-Yasin untuk menang, semoga berkah lan manfaat untuk Jawa Tengah,” do’anya. Dari Ponpes kedua, Gus Yasin pindah silaturahim ke ponpes ke-3, yaitu Ponpes Mambaul Ulum, Pakis, Tayu, Pati. Ini Ponpes asuhan Gus Aniq Muhammadun, Paman Gus Yasin. Sebab isteri Gus Aniq adalah adik Mbah Maimoen Zubaer (ayah Gus Yasin). Ponpes yang santrinya juga ribuan ini siap memenangkan palson 2 Luthfi-Yasin. Baginya Gus Yasin masih keluarga sendiri sehingga harus diperjuangkan untuk menang. Ponpes terakhir yang dikunjungi Gus Yasin adalah pondok Pesantren Burhanudin, Pandean, Margomulyo, Tayu, Pati. Ponpes ini diasuh Kyai muda KH. Ali Irfan. Pak Kyai juga alumni ponpes Al Anwar Sarang Rembang. Begitupun isteri pak Kyai adalah teman Ning Nawal Nur Arafah (isteri Gus Yasin). Sebelum pulang Gus Yasin juga didoakan bersama para santri agar terpilih menjadi gubernur-wakil gubernur Jawa Tengah 2023-2029.***

News, Pesantren Obah

Mbah Mu’thi Ponpes Koripan : Pilih Gubernur Sing Luwes, Siji Dibuka, Loro Dicoblos

MAGELANG – KH. Abdul Mu’thi Muhdi, Pengasuh Ponpes An Najach Koripan, Dawung, Tegalrejo, Magelang, mengatakan, majelis pengajianya yang rutin digelar setiap Ahad pagi dan malam Rabo, yang diikuti puluhan ribu orang, tidak akan berpihak kemanapun dalam pilkada serentak 27 November 2024. Untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, ulama yang dikenal tidak mau berpolitik ini hanya menyarankan pilihlah yang pantes (luwes) saja. Jika kita umat muslim yang rajin ngaji, pantesnya milih calon yang luwes mengaji. Hal itu dikatakan KH. Abdul Mu’thi Muhdi, di depan ribuan jamaah zikir dan pengajian Selasa/malam Rabo, di Ponpes An Najach, Selasa malam 5 November 2024. Gus Yasin, calon wakil gubernur pasangan Ahmad Luthfi nomor urut 2, hadir ikut pengajian sejak habis magrib di majelis zikir tersebut. “Nah, ini ada Gus Yasin ikut ngaji, ya monggo saja. Ada orang PDI ngaji ya monggo. Saya netral. Cuma kalau milih, pilihlah calon sing luwes mawon, panjengan sedoyo suka ngaji, ya monggo piliho sing luwes ngaji,” katanya disambut siaap oleh para hadirin. Di sesi akhir pengajianya, Kyai Abdul Mu’thi sempat bertanya kepada Gus Yasin yang duduk di sampingnya. Ada berapa pasang paslon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah. Juga bertanya siapa saja namanya dan berapa nomernya. Gus Yasin menjawab ada dua paslon Andika-Hendi no 1, dan Ahmad Luthfi-Gus Yasin no 2. “Lha niku, malah gampang to. Nomer siji dibuka, nomer loro dicoblos. Wis ngoten mawon gampil. Niki kulo mboten kampanye lo gih,”ujar pak Kyai disambut ger-geran ribuan jamaah. Ulama kharismatik yang selama ini anti dukung-mendukung itu bercerita, selama ini ada bebarapa calon presiden dan wakil presiden, ada calon gubernur dan wakil gubernur, ada calon bupati/wakil bupati yang memaksa pengin bertemu empat mata dengan dirinya. “Karena dari dulu saya netral, saya tolak. Saya tidak mau ketemu empat mata, kalau mau ketemu ikut ngaji aja seperti Gus Yasin ini. Kan enak rame-rame dan malah bisa diketahui banyak orang. Ketemu kok empat mata, kenapa tidak sepuluh mata sekalian,”kelakarnya disambut tertawa para jamaah. Sikap Kyai Abdul Mu’thi yang rada-rada menjurus dukungan kepada paslon 2 Luthfi-Yasin ini, tentu saja menjadi buah bibir kalangan internal pasca pengajian. Sebab selama ini jarang sekali berkenan memberi isyarat sebuah dukungan politik. “Gimana Gus, malam ini Abah spesial to buat Gus Yasin. Jarang sekali lo Abah memberi isyarat seperti itu.Ini benar-benar istimewa,”kata Gus Muhammad, putra Mbah Mu’thi kepada Gus Yasin setelah acara. Asal tahu, Kyai Abdul Mu’thi sudah lebih 30 tahun mengisi pengajian zikir dan thoriqoh di pondoknya. Sejumlah pejabat nasional selalu sowan jika punya hajat. Termasuk SBY, Jokowi, Prabowo, Gus Yasin, dan pejabat lokal lainya.***

News, Pesantren Obah

Di depan Ribuan Jamaah Reboan, Kyai Mahfud Purworejo Pesan Pilih Gubernur yang Bajunya Biru dan Pakai Peci

PURWOREJO – Pengasuh Pondok Pesantren Putra Al Anwar dan Pondok Pesantren Putri An Nur Purworejo, KH. Raden Mahfud Hamid, meminta kepada seluruh keluarga Pondok Pesantren dan masyarakat Purworejo untuk memilih calon gubernur-calon wakil gubernur Jateng, Ahmad Luthfi – Gus Yasin pada coblosan 27 November 2024. Hal itu disampaikan KH. Raden Mahfud Hamid dihadapan ribuan jamaah pengajian Reboan, di komplek Ponpes, Rabo pagi, 6 Nopember 2024. Pondo salaf ini berada di Jl. Wonosobo Hm. 02, Maron, Kec. Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Menurut Ulama kharismatik Purworejo yang santrinya ribuan orang itu, tidak ada alasan bagi keluarga Pondok dan masyarakat Purworejo untuk tidak memilih paslon 2 Luthfi-Yasin. Sebab keduahya punya pengalaman memimpin Jateng. Keduanya juga seorang santri. “Meniko kyai Gus Yasin, calon wakil gubernur, calone santri, putra Kyai Mbah Moen. Mendampingi pak Luthfi, yang juga santri, pak Luthfi mboten Gus, tapi yang penting juga santri,” katanya didepan ribuan jamaah ngaji Reboan. Menurut KH. Raden Mahfud, Insyaa Alloh kalau Jawa Tengah dipimpin seorang Kyai maka Jateng akan selamat dunia dan akherat. Tidak hanya bagi umat muslim tetapi juga umat yang lain. “Karena pemimpinya santri, maka panjenengan sebagai orang tua juga akan tenang. Sebab gubernur dan wakilnya peduli Pondok Pesantren, sehingga jenengan tenang nyekolahke putrane teng pondok. Pak Luthfi niku sebelum jadi Kapolda juga santri saking Bandar Kidul Kediri dari pondok Al Islah Kyai Toha,”imbuhnya. Pak Kyai juga mengingatkan paslon gubernur yang harus dipilih yang no 2. “Ampun kesupen untuk calon gubernur pilih yang no 2 jih, yang klambine biru, pakai paci,”pesanya. Gus Yasin yang hadir di majelis Reboan Kyai Raden Mahfud mengatakan, dirinya saat ini maju sebagai calon wakil gubernur no urut 2 berpasangan Ahmad Luthfi. Dia menyampaikan pesan Kyai Abdul Mu’thi Tegalrejo Magelang, memilih gubernur dan wakilnya itu yang luwes. Kalau kita suka ngaji maka pilihlah pemimpin yang seneng pengajian. “Sehingga luwes dan pas dengan pilihan kita, tapi kalau kita suka ngaji, yang dipilih tidak seneng ngaji, itu aneh dan tidak luwes namanya. Itu pesan Kyai Abdul Mu’thi dari pimpinan thoriqoh ponpes An Najach Tegalrejo Magelang,” kata Gus Yasin yang diberi kesempatan untuk memberi tausiah. Soal isu-isu dan fitnah yang ditujukan kepada Ahmad Luthfi, menurut Gus Yasin tidak usah digubris. Sebab namanya fitnah dan orang tidak suka, mau diluruskan seperti apapun tidak ada gunanya. “Yang luar biasa dari Mas Luthfi, dia tidak mau meladeni fitnah-fitnah itu. Katanya banyak difitnah dosanya malah hilang, dan fitnah dosanya seperti makan bangkai teman sendiri, dosa berat. Maka Mas Luthfi pasrahkan kepada Alloh saja, itu bukti Mas Luthfi seorang santri yang paham ilmu,”imbuh Gus Yasin.***

News, Ngopeni Ngelakoni

Prabowo dan Jokowi Dukung Luthfi-Yasin, Jateng Siap Sambut Era Pembangunan Linear

JAKARTA – Dukungan untuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mendapat dorongan luar biasa dari dua sosok sentral Indonesia: Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuannya belum lama ini, Luthfi mengungkapkan bagaimana Prabowo menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan dari pusat hingga ke daerah, memperkuat upaya Luthfi-Yasin dalam menciptakan pemerintahan yang “linear” atau terintegrasi di Jawa Tengah. “(Presiden Prabowo) beliau menginginkan adanya keberlanjutan pembangunan dari pusat ke wilayah harus linear dari saya dan gus yasin, intinya itu,” ujar Luthfi, Selasa, 5 November 2024. Ia menambahkan, dorongan ini semakin memantapkan visinya bersama Yasin untuk menghadirkan pemerintahan yang menyatukan semua tingkatan dari pusat, provinsi, kota, hingga desa, demi kesejahteraan Jawa Tengah. (*) Luthfi dan Yasin telah menyusun visi misi yang berfokus pada konsep “integrasi pemerintah,” dengan tujuan agar layanan publik dan pembangunan berjalan lancar di semua lapisan. Dalam pertemuan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya semangat “turun ke bawah,” atau yang oleh Luthfi disebut sebagai “belanja masalah,” di mana pemimpin menyerap langsung aspirasi warga sebagai bahan utama kebijakan. “(Dukungan Pak Prabowo dan Pak Jokowi) Ini memberikan semangat kami,” ujar Luthfi. Dukungan ini membawa optimisme baru bagi pasangan ini, yang berkomitmen untuk membawa perubahan terintegrasi dalam setiap aspek pemerintahan di Jateng.***

News, Pesantren Obah

Pondok Al Kautsar Kajen Pati Dukung Luthfi-Yasin Menang

PATI – Doa dan dukungan diberikan Kyai dan pesantren besar dari Kajen Pati, untuk paslon Gubernur-Wakil Gubernur no 2 Ahmad Luthfi-Gus Yasin dalam Pilgub Jateng 27 November 2024. Dukungan itu diberikan KH. Zaky Fuad Abdillah, pengasuh ponpes yang besar, Pondok Al Kautsar, saat Gus Yasin sowan ke pondoknya di Desa Kajen kecamatan Mergoyoso Pati, Selasa 5 November 2024. “Kami do’akan semoga Gus Yasin dan pak Ahmad Luthfi diberi kemudahan oleh Allah, diijabah hajat-hajatnya untuk menjadi Wakil Gubernur dan Gubernur Jawa Tengah,” harap Kyai Zaky, saat dimintai tanggapanya. Pak Yai bersama ribuan santri Al Kautsar siap mencoblos paslon 2 ini pada Pilgub Jateng 27 November 2024. Alasanya sangat jelas. Kedua tokoh ini sudah berpengalaman memimpin Jawa Tengah. Ahmad Luthfi menjadi Kapolda 5 tahun dan Gus Yasin pernah menjabat Wakil Gubernur Masa Jabatan 2018-2023. “Terutama Gus Yasin, sebagai putra Mbah Maimoen Zubair, beliau juga seorang Kyai. Sehingga kalau memimpin Jawa Tengah bisa adem, berkah, dan mendapat ridho Gusti Allah SWT,” harapnya. Dari pengalaman sebagai Wagub dan pernah menjadi Anggota DPRD Jateng, Gus Yasin dinilai terbukti amanah dan berprestasi. Karirnya bersih dan sangat peduli dengan masyarakat Jateng. Terlebih kepada pondok pesantren. Selama ini melalui kebijakannya di provinsi sudah sangat banyak membantu sarana dan prasarana pondok. Juga membantu memberi isentif gaji guru agama. “Kedepan yang kami dengar juga akan memberi Beasiswa para santri untuk sekolah keluar negeri. Juga akan memberi pelatihan-pelatihan santri yang bersertifikat, sehingga santri bisa bekerja di dunia nyata. Santri tidak harus jadi Kyai, tapi juga harus bekerja,”katanya. Karenanya, Pak Kyai menghimbau kepada masyarakat Jawa Tengah untuk tidak ragu memilih Luthfi-Yasin pada coblosan 27 November 2024. Gus Yasin yang tiba Pukul 11.00 Wib di Ponpes Al Akutsar, langsung diterima Kyai Zaky Fuad Abdillah di Rumah Utama Komplek Pondok Pesantren. Setelah ramah tamah, Gus Yasin menyempatkan ziarah makam Mbah Dullah, ayah dari Kyai Zaky Fuad Abdillah di komplek pesantren, yang sedo tahun 2000. Mbah Dullah yang merintis ponpes Al Kautsar hingga menjadi besar. Gus Yasin ziarah di temani para penderek kyai lainnya.***

News, Ngopeni Ngelakoni

Gus Yasin Sudah Lama Perhatian Anak Disabilitas, Minta Ortu Tidak Menutup-nutupi

SEMARANG – Calon Wakil gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), sudah lama menaruh perhatian kepada penyandang disabilitas. Tidak hanya saat menghadiri kegiatan Hari Santri Nasional di Batang Minggu 3 November 2024, dengan berjanji membangun sekolah disabilitas di Batang, tetapi sejak Gus Yasin menjabat wakil gubernur 2018-2023. Gus Yasin, kala itu juga beberapa kali menerima atau menghadiri kegiatan anak-anak berkebutuhan khusus ini. Bahkan untuk kegiatan disabilitas menjadi langganan pak Wagub waktu itu. Seperti saat menerima kunjungan komunitas tunagrahita Jumat (26/7/2019) di Wisma Perdamaian. Gus Yasin mendapat tamu anak-anak disabilitas intelektual yang juga atlet Special Olympics Indonesia Jawa Tengah pimpinan Ibu Kristijani Kirana Wajah anak-anak tunagrahita dan para relawan Special Olympics Indonesia (SOIna) Jawa Tengah pun, tampak sumringah mendapat kesempatan bertemu Wakil Gubernurnya. Waktu itu Gus Yasin mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah SOIna Jawa Tengah tersebut. Unified Poetry yang didasarkan pada program nonolahraga dan pendidikan, telah mengaktifkan para pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan kepercayaan diri. Salah satunya melalui pelatihan membuat dan membacakan puisi kepada atlet tuna grahita. “Para orangtua, terutama yang mempunyai anak penyandang disabilitas harus maju pemikirannya dan jangan ‘menyembunyikan’ atau malu karena anak-anak kurang sempurna. Dibalik ketidaksempunlrnaannya, mereka mempunyai bakat-bakat yang bisa dikembangkan dan membuat bangga kita semua,” kata Gus Yasin. Cagub pasangan Ahmad Luthfi nomor urut 2 itu, menjelaskan, berbagai kegiatan bisa dilakukan agar anak-anak disabilitas selalu percaya diri dan mengembangkan bakatnya di berbagai bidang. Kegiatan dengan melibatkan penyandang tunagrahita dan relawan-relawan muda dari berbagai komunitas ini perlu dilakukan secara berkelanjutan. “Ini yang perlu kita kampayekan. Mengubah cara pandang masyarakat yang kerapkali memandang sebelah mata penyandang disabilitas harus kita ubah. Masyarakat harus peka dan memberikan perhatian lebih kepada disabilitas maupun tunagrahita, karena mereka juga sama seperti kita yang diberi kesempurnaan. Mereka pun mempunyai potensi dan bakat di olahraga, seni, budaya dan bidang lainnya,” bebernya. Ia berharap, anggota Special Olympics Indonesia lebih meningkat dan semakin tersebar di penjuru daerah. Sehingga apa yang Nawacita pemerintah akan tercapai. “Kami mengucapkan terimaksih kepada pengurus SOIna di Jawa Tengah, yang telah bersama-sama mengembangkan bakat teman-teman tunagrahita. Tugas kita adalah menemukan dan mengembangkan bakat dan potensi adik-adik ini (tunagrahita),”tambahnya. Saat giat di lapangan Bawang Batang Minggu 3 November, Gus Yasin sempat berdialog cukup lama dengan ortu anak disabilitas. Dia memberi semangat agar ortu mengembangkam bakat sang anak. Sebab anak-anak disabilitas punya kelebihan tepat waktu dalam berkegiatan.***

Scroll to Top