News

News

Puluhan Ribu Warga Purwokerto Sambut Jokowi didampingi Ahmad Luthfi dan Gus Yasin Pawai Keliling Menyapa Ribuan Warga Sepanjang Tiga Kilometer

PURWOKERTO – Cawagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) bersama cagub Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI ke- 7 Jokowi pawai keliling kota Purwokerto, Sabtu 16 November 2024. Jokowi bersama paslon Cagub dan Cawagub Jateng no 2 Luthfi-Yasin pawai sekitar tiga kilo meter melewati ribuan warga Purwokerto Banyumas yang melihat sepanjang jalan. Naik mobil bak terbuka Jokowi dan paslon membagi-bagikan kaos kepada masyarakat di sepanjang Jl Dr. Angka Purwokerto. Ribuan orang mengelu-elukan tiga tokoh ini. Memanggil-manggil nama Jokowi, Pak Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. “Hidup pak Jokowi, hidup Gus Yasin, hidup Pak Ahmad Luthfi,” teriak mereka. Rombongan Jokowi berangkat dari Hotel Aston jam 9 pagi. Berjalan sudah hampir satu jam masih menempuh sekitar 2 kilo dari tiga kilo jarak yang ditempuh. Rombongan berjalan pelan karena sepanjang jalan ribuan orang tumplek blek ke jalan. Rombongan akan finish di Lapangan Bobosan Purwokerto. Di lapangan ini Jokowi dan Luthfi-Yasin akan melakukan tebus murah sembako kepada puluhan ribu masyarakat. Ini adalah giat kampanye sebelum kampanye akbar tanggal 17 November paslon 2 di Solo.***

News

Kehadiran Jokowi dan Luthfi-Yasin Disambut Kesenian Hinggal Yel-yel Warga

BANYUMAS – Kedatangan Presiden ke -7 RI Joko Widodo bersama Cagub Ahmad Luthfi serta Cawagub Taj Yasin Maimoen disambut meriah oleh warga di Banyumas. Ragam kesenian tradisional menggema di setiap sudut jalan yang dilintasi oleh ketiganya. Ada kesenian angklung, kentongan, jaran kepang hingga ledek dan Semar Bagong. Lagu-lagu Jawa Campursari juga terus dinyanyikan oleh warga di sepanjang jalan Dr Angka. Pawai Jokowi bersama Ahmad Luthfi dan Gus Yasin ini berangkat dari Hotel Aston Purwokerto hingga Tugu Bakorwil Purwokerto yang berjarak sekitar 3 KM. Kesenian tradisional memang menjadi salah satu ciri khas Jokowi dan Ahmad Luthfi yang getol nguri-uri budaya Jawa. Salah satu pegiat seni, Excelova Candra Prima (18) yang menekuni kesenian angklung mengatakan, dia senang bisa ikut bergabung bersama teman-temannya menyambut kedatangan Jokowi dan Ahmad Luthfi serta Gus Yasin. Ia dan kawan-kawannya sama sekali tak latihan khusus di acara tersebut. Lantaran memang sudah biasa kumpul bareng dan memainkan kesenian yang sama. “Ndak latihan karena sudah biasa main bareng sama teman-teman. Senang bisa ikut main seni tradisional di sini,,” kata mahasiswa asal Purwokerto tersebut, Sabtu 16 November 2024. Senada, Andika Reza Pratama (21) juga mengaku senang. Saat itu ia memainkan alat musik kesenian kentongan bersama sejumlah rekannya. Musik yang didendangkan pun beragam dengan nada gembira. Tak hanya kesenian tradisional, ratusan orang juga terus meneriakkan yel-yel ucapan terimakasih untuk Joowi dan dukungan untuk Luthfi-Yasin. “Terima kasih Bapak Jokowi, terima kasih,” teriak mereka. “Jangan salah pilih, coblos Luthfi-Yasin,” sejumlah orang yang berasal dari berbagai komunitas di Purwokerto. Agenda Jokowi dan Ahmad Luthfi beserta Gus Yasin sapa warga Purwokerto Banyumas ini mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Selain ada hiburan kesenian tradisional dan yel-yel, ketiga tokoh itu juga menyapa warga serta membagikan kaos untuk warga.***

News

Ditanya Soal Pawai Bareng Luthfi-Yasin, Jokowi: Saya Mendukung

PURWOKERTO – Presiden ke-7 Joko Widodo secara terang-terangan mengungkapkan alasannya mengapa bersama Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen pawai bersama di Purwokerto. Ahmad Luthfi dan Taj Yasin merupakan paslon Cagub dan Cawagub Jateng nomor urut 2. Pawai bersama pada Sabtu 16 November 2024 itu disambut puluhan ribu warga di sepanjang jalan yang dilewati Jokowi bersama Ahmad Luthfi dan Taj Yasin. Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya datang ke Purwokerto karena mendapatkan undangan. Mengapa ia berkenan hadir, lantaran ia mendukung keduanya. “Saya datang karena saya dukung,” kata Jokowi singkat. Kemudian saat ditanya mengapa memberikan dukungan untuk Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, ia enggan mengungkapkannya. “Semua orang tahu. Tak perlu cerita,” ungkapnya lagi. Ia juga menolak anggapan bahwa turun gunun karena pertarungan elektabilitas antara Luthfi-Yasin dengan lawannya. Dirinya turun karena memang ingin ke lapangan untuk menyapa warga Jawa Tengah. Selanjutnya ia menyampaikan bahwa pemimpin di pusat dan daerah harus memiliki visi yang jelas untuk daerah dan negaranya. Pilihan diserahkan ke nasyarakat karena kedaulatan di tangan mereka. “Mereka nanti yang menentukan, tidak bisa kamu tanya ke saya,” ujarnya lagi. Pada pawai tersebut, Jokowi dan Ahmad Luthfi serta Gus Yasin sempat berjalan kaki kemudian naik mobil jeep terbuka di sepanjang jalan Dr Angka. Berangkat dari Hotel Aston dan berhenti di Tugu Bakorwil Purwokerto yang berjaraknsekitar 3 KM. Saat pawai, berbagai komunitas masyarakat, pegiat seni, kelompok pengajian tumplek-blek di sepanjang jalan tersebut. Masyarakat juga mengungkapkan rasa senangnya jarena banyak yang mendapatkan lemparan kaus dari Jokowi, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.***

News

Gus Yasin Basah Kuyup Mandi Keringat Dampingi Jokowi Keliling Kota Purwokerto

BANYUMAS – Cawagub Jateng no urut 2, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) sampai basah kuyub. Pasangan Cagub Ahmad Luthfi itu mandi keringat selama mendampingi Jokowi dan Cagub Ahmad Luthfi pawai keliling 3 Km di jalanan kota Purwokerto Banyumas, Sabtu pagi hingga siang, 16 November 2024. Jalanan yang panas membuat baju Gus Yasin basah keringat. Apa lagi tiga tokoh itu naik Jeep bak terbuka. Gus Yasin dan Ahmad Luthfi berjejer di belakang. Jokowi di bagian depan sampingnya sopir. Sepanjang jalan ketiganya berdiri sambil tak henti-hentinya melempar kaos bergambar Luthfi-Yasin kepada puluhan ribu orang yang berjajar di pinggir jalan sejauh 3 Km. Gus Yasin berkali-kali menyeka keringatnya. Sesekali juga minum air mineral karena panasnya luar biasa. Cawagub dengan ciri khas berpeci dan bersarung itu juga dipanggil-panggip namanya sama masyarakat. “Guuss, jadi Gus, hidup Gus Yasin,” teriak masyarakat. Hingga pukul 10.30, rombongan Gus Yasin masih separo perjalanan. Sebab mobil bak terbuka berjalan pelan. Gus Yasin dan rombongan harus menyapa ribuan orang yang berjubel sepanjang jalan. Terik matahari makin membuat panas. Tapi tak menyurutkan Gus Yasin untuk terus melambaikan tangan dan sesekali melempar kaos untuk para pendukung. Menurut informasi, panita nenyiapkan 20 ribu kaos. Namun belum sampai finish, kaosnya sudha habis. Diperkirakan lebih 20 ribu orang hadir menyambut Gus Yasin dan rombongan. Start dari hotel Aston Purwokerto pukul 09.00, rombongan Gus Yasin jalan kaki menyapa warga sekitar 400 meter di Jl Dr. Angka. Setelahnya naik mobil Jeep bak terbuka melewati Jl A Yani. Lalu belok Jl Gatot Soebroto sampai finish di lapangan Bobosan. Di sini memantau tebus murah sembako sekitar 4000 orang. Lalu pindah lokasi meluncur Tegal.***

News

Magnet Jokowi Masih Besar di Jateng, Pengamat : Berkah Buat Luthfi-Yasin

SEMARANG – Masih besarnya antusiasme masyarakat Banyumas dan Tegal menyambut kedatangan Jokowi Sabtu (16/11/2024), mendapat tanggapan pengamat Undip Semarang, Wahid Abdulrahman. Menurut Wahid, Presiden RI ke-7 itu masih punya magnet besar karena sikap dan kebijakanya yang populis di masyarakat selama menjadi presiden. “Jokowi adalah populisme wong cilik. Citra bahwa Jokowi sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat dan senantiasa mengedepankan kebijakan yang pro rakyat telah melekat sejak menjadi Walikota Surakarta hingga 10 tahun menjadi presiden,” kata Wahid, saat diminta tanggapanya, Sabtu, 16 November 2024. Wahid harus merespon fenomena ini karena rakyat Jawa Tengah masih mengelu-elukan Jokowi, saat yang bersangkutan pawai di Banyumas dan Tegal bersama Palson gubernur-wakil gubenur Jawa Tengah no 2 (Luthfi-Yasin). Di Banyumas Jokowi disambut 30 ribu orang lebih di sepanjang jalan sejauh 3 kilo meter. Begitupun di Tegal Jawa Tengah. “Citra populisme inilah yang sampai saat ini masih kuat tertanam di masyarakat Jawa Tengah. Wajar jika kemudian kehadirannya selalu disambut banyak orang meski tidak lagi menjadi presiden,” imbuh pengamat muda yang juga kandidat doktor di Jerman ini. Selain itu, kata Wahid, Jokowi juga menjadi simbol kedekatan antara rakyat dan pemimpin tanpa sekat. Dengan mudah masyarakat bisa berjabat tangan, berfoto dengan Jokowi. Ini aatu hal yang bagi masyarakat Jawa adalah kemewahan. Mengingat dalam budaya Jawa, raja adalah sacral (tidak tersentuh). Wahid menjelaskan, pada diri Jokowi berlaku Konsep mikul duwur mendem jero. Ini juga menjadi faktor mengapa kehadiran Jokowi saat ini masih menjadi magnet. Masyarakat memuji keberhasilan Jokowi selama 10 tahun menjadi presiden dengan pembangunan yang bisa langsung dirasakan. Inilah konsep mikul duwur. “Sedangkan mendem jero, berarti memahami kekurangan atau kelemahan yang ada selama Jokowi menjabat. Namun kekurangan atau kelemahan tidak harus selalu diungkap,” ujar dosen program ilmu politik dan Pemerintahan FISIP Undip itu. Pada tataran ini, kata Wahid, pasangan cagub-cawagub Jateng Ahmad Lutfhi-Taj Yasin akan memperoleh berkah politik dari Jokowi. “Pasangan yang didukung oleh Jokowi ini dapat berkahnya, jika mau berbuat dekat dengan rakyat seperti Jokowi. Juga mau membuat kebijakan yang diharapkan bisa dinikmati rakyat sebagaimana dihasilkan oleh Jokowi. Pasti Luthfi-Yasin dapat poin banyak,”katanya.***

News

Meriah! Pawai Naik Jeep Terbuka, Jokowi Bareng Ahmad Luthfi dan Gus Yasin Pawai Disambut Puluhan Ribu Warga Banyumas

PURWOKERTO – Puluhan ribu warga Purwokerto, Banyumas, dan sekitatnya tumplek blek di sepanjang jalan dari Hotel Aston menuju Lapangan Bobotsari. Magnet yang membuat mereka rela menunggu berdiri di sepanjang kanan dan kiri jalan adalah kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Cagub Ahmad Luthfi dan Cawagub Taj Yasin Maimoen. Ketiga tokoh itu mengikuti konvoi kurang lebih sepanjang 3km dari jalan Dr Angka. Melintasi RSU Elisabeth Purwokerto, Java Heritage, simpang empat Karangkobar hingga tempat finis, antusias warga begitu luar biasa. Begitu keluar dari Hotel Aston, Jokowi bersama Ahmad Luthfi dan Taj Yasin semula berjalan kaki menyapa warga. Sontak saja warga langsung berebut untuk berjabat tangan dan berfoto. Yel-yel mengelu-elukan dukungan untuk Jokowi, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin juga terus diteriakkan warga. “Pak Jokowi minta foto Pak,” kata warga yang saling berdesakan menunggu giliran foto bareng. Tiga tokoh itu ternyata hanya sekitar 500-an meter berjalan kaki. Selanjutnya mereka naik jeep terbuka dan tetap menyapa warga yang setia menunggu dengan malambai-lambaikan tangan. Saat ketiganya berada di atas jeep, suasana tambah meriah. Alasannya, Jokowi, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin membagi-bagikan kaos. Ada dua jenis kaos yang dibagikan mereka, berwarna putih dan hitam. Kaus putih bergambar siluet Ahmad Luthfi, sementara kaos hitam bertuliskan capaian-capaian Jokowi saat 2 periode pemerintahannya. Warga pun meneriakkan nama mereka agar mendapatkan lemparan kaos. “Pak Luthfi, kausnya Pak….,” pinta warga yang kemudian mendapatkan kaos warna putih Konvoi ini menjadi momen yang luar biasa bagi warga yang beberapa di antaranya tak tahu agenda tersebut. Salah satunya adalah Selly (32) warga Purwokerto. Ia mengaku tak tahu agenda tersebut, hanya saja berpapasan saat mau beli obat. Tak berpikir lama, ia langsung berjajar bersama warga lain untuk mendapatkan foto bareng dan kaos gratis. “Tadi pas kebetulan lewat sini, mau beli obat. Semoga busa foto bareng,” katanya. Hingga saat ini, konvoi Jokowi, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin masih berlangsung. Warga juga tetap antusias di sepanjang jalan menunggu kedatangan mereka.***

News

Pawai Jokowi, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Tiba di Tegal, Puluhan Ribu Warga Berjajar Sambut di Sepanjang Jalan

TEGAL – Pawai Presiden ke 7 Joko Widodo bersama Cagub Ahmad Luthfi serta Cawahub Taj Yasin Maimoen berlanjut di Kabupaten Tegal. Layaknya pada pawai sebelumnya di Purwokerto, kegiatan di jalanan Tegal itu benar-benar menyedot antusiasme warga. Dua pawai itu dilakukan di hari yang sama, Sabtu 16 November 2024 pagi dan siang hari. Pawai dimulai dari Warung Sate Cempe Lemu di Adiwerna atau di sekitar SPBU Adiwerna. Usai makan siang bersama, mereka berjalan kaki beberapa ratus meter sambil menyapa warga. Ada yang meminta jabat tangan hingga berswa foto. Setelah beberapa ratus meter menyapa warga dengan jalan kaki, Jokowi beserta Ahmad Luthfi dan Gus Yasin naik jeep terbuka. Pawai berjalan melintasi Polsek Talang hingga Pasar Pepedan Tegal. Di sepanjang jalan itu ketiganya membagi-bagikan kaus pada warga yang berada di sepanjang jalan. Ada anak-anak, tua muda, laki dan perempuan mendapatkan lemparan kaus tersebut. Jenis kaus yang dibagikan pun sama, ada 2 jenis warna hitam dan putih. Keduanya tentang siluet Ahmad Luthfi dan kaos bertuliskan keberhasilan Jokowi saat menjabat presiden. “Alhamdulillah dapat kaus dari Pak Jokowi,” kata Rehan, warga Tegal. Warga lainnya, Marsela juga asal Tegal rela nunggu lama di sepanjang Jalan Adiwerna untuk melihat langsung Jokowi. Ia juga ingin mengetahui Ahmad Luthfi dan Taj Yasin secara langsung. “Pengen lihat Pak Jokowi dan Pak Luthfi,” katanya. Ragam kesenian tradisional juga ditampilkan untuk menyambut kedatangan Jokowi dan Cagub Ahmad Luthfi beserta Cawagub Taj Yasin Maimoen. Ada seni tari, musik, hingga ragam kreasi warga yang ditampilkan. Pawai itu usai sesaat sebelum hujan turun di Kabupaten Tegal.***

News

Hadiri Jalan Sehat Golkar 20 ribu Orang di Tegal, Gus Yasin Janji Pamerkan UMKM ke Luar Negeri

TEGAL – Setelah giat pawai keliling kota bersama Jokowi dan Ahmad Luthfi di Banyumas untuk menyapa puluhan ribuan masyarakat, Cawagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) langsung pindah ke Tegal. Di Lapangan Margasari Kabupaten Tegal, Gus Yasin dan pasanganya cagub Ahmad Luthfi menghadiri pengundian jalan sehat partai Golkar yang dihadiri lebih 20 ribu orang. Tiba pukul 12.00 WIB, Gus Yasin langsung masuk lapangan. Menyibak manusia hingga panggung utama. Di atas panggung langsung menyapa massa berwarna kuning di tengah lapangan. Panitia menyampaikan masyarakat Tegal sudah menunggu di lokasi sejak pukul 7 pagi. Diisi kegiatan senam sehat bersama dan bagi-bagi dooprize. “Terimakasih matur nuwun, masyarakat Tegal siap memenangkan paslon 2 Luthfi-Yasin. Tanggal 27 November 2024 jangan lupa gunakan hak pilihnya,” kata Gus Yasin. Suami Ning Nawal ini juga berjanji akan mengurus UMKM Jawa Tengah supaya mudah dalam usahanya. “Ini banyak sekali pelaku UMKM di sini. Kami paslon 2 Luthfi-Yasin juga punya program pengembangan UMKM. Nanti kita tata, kita bantu modal supaya maju,” tambahnya disambut riuh tepuk tangan. Setelah diberi modal, nantinya UMKM akan didampingi supaya lebih profesional. Dibina manajemen keuanganya, packagingnya dan, pemasaranya. “Nanti akan sering kita buat pemeran produk-produk UMKM. Bahkan UMKM nanti akan kita pamerkan ke luar negeri,”imbuhnya. Bahkan untuk aprissiasi para pedagang di acara ini, Cagub Ahmad Luthfi memborong jajanan dan bakulan yang hadir. “Silahkan bakulan-bakulan itu diambil gratis. Jangan rebutan ya,” katanya. Ada puluhan bakul yang langsung ludes daganganya. Tim Ahmad Luthfi membayar dagangan yang diambil masyarakat tersebut.***

News

Alumni 12 Ponpes Jateng di Tegal Deklarasi Menangkan Luthfi-Yasin

SLAWI- Kurang 11 hari coblosan gubernur-wakil gubernur Jawa Tengah 27 Nopember 2024, Palson 2 Luthfi-Yasin mendapat dukungan alumni dari 12 alumni pondok pesantren se-Jawa Tengah yang ada di kabupaten Tegal. Sedikitnya 1000 alumni hadir di acara tersebut. Dukungan dan deklarasi diberikan saat Gus Yasin hadir di acara Halaqoh alumni pesantren Dai dan Daiyah di Hotel Lasnur Palace Syariah, di Slawi Tegal, Sabtu, 16 Nopember 2024. Di depan Gus Yasin, alumni dari 12 Ponpes se-Jateng ini satu persatu memberikan pernyataan dukungan. Ada alumni Lirboyo, Al Anwar Sarang, Ploso, Termas, Tegalrejo, Krapyak, Tebu Ireng, Watu Congol, Kajen, Futhuhiyah, Ponpes APIK Kaliwungu Kendal, dan lainya. Dukungan juga diberikan Bu Nyai dan Nawaning pengasuh Ponpes se-kabupaten Tegal. “Kami alumni Ploso yang ada di Kabupaten Tegal siap memenangkan pasangan calon bupati-wakil bupati kabupaten Tegal Ischak Maulana-Ahmad Kholid, dan Paslon gubernur-wakil gubernur Luthfi-Yasin. Menang menang menang,” teriak mereka. Gus Yasin dalam sambutanya menyatakan jika suara NU di kabupaten Tegal solid, harusnya Luthfi-Yasin menang diatas 70 persen, sesuai jumlah warga Nahdliyin di Jateng. “Tetapi memang ada syaratnya, dari 1000 orang yang berkumpul ini, jangan hanya mendukung di ruangan saja, tetapi juga mengajak orang luar. Estu kulo nyuwun doa dan dukunganya, ajaklah setiap orang untuk memilih Paslon 02,” kata Gus Yasin. Suami Nawal Yasin ini menyarankan, setelah hari terakhir kampanye tanggal 23, semua yang hadir khusunya para Kyai melakukan doa dan MUJAHADAH di rumah masing-masing. “Doakan terus, Insya Allah kita punya pemimpin baru Pak Luthfi dan Gus Yasin yang berkah dan amanah,” katanya. Cabub kabupaten Tegal Ischak Maulana yang hadir menjanjikan Paslon 2 Luhfi-Yasin menang telak di Tegal. Sebab waktu pilgub 2018, Sudirman Said-Ida Fauziyah yang didukung PKB juga menang di Tegal. “Paslon 2 Luthfi-Yasin kita jamin menang di Tegal sebab harus linier dengan Palson 2 Ischak Maulana- Ahmad Kholid supaya koordinasi lima tahun kedepan lebih mudah untuk membangun Tegal. Kita buat Tegal tetap ijo royo-royo,” katanya.***

News

Isi Maulid Akbar Baiturrahman, Nawal Yasin Minta Wanita Peduli Politik

SEMARANG – Nawal Nur Arafah (Nawal Yasin), isteri Cawagub Jateng no 2, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mendapat kesempatan istimewa menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, di Masjid Baiturrahman Simpang Lima Semarang, Sabtu pagi 16 November 2024. Ning Nawal disambut ribuan wanita Baiturrahman, yang menyelenggarakan acara itu. Acara yang dimulai Pukul 08.30 WIB itu dihadiri sejumlah tokoh dan ulama. Diantaranya, Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, KH.DR. A. Daroji M.S.I, Ketua Wanita Masjid Raya Baiturrahman, Ibu Hj. Gatyt Sari Chotijah SH MM, Dr.Malihah, Prof Nur Uhbiyati, dan KH.Anasom. Ning Nawal yang didaulat mengisi tausiyah menyampaikan sejumlah hikmah memperingati Maulid Nabi. Diantaranya untuk meneladani akhlak dan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW. “Seperti kesabaran, kejujuran, kasih sayang, dan keadilan. Memperingati Nabi juga akan meneguhkan keimanan dan ketakwaan kita sebagai umatnya,” kata Ning Nawal. Maulid, kata Ning Nawal, juga mengajarkan kesederhanaan. Sebab Kanjeng Nabi hidup sederhana meskipun seorang pemimpin. “Maulid juga mendorong kita untuk bersholawat. Dengan sholawat kita nyadong syafa’at Nabi Muhammad SAW di akhirat nanti,”imbuhnya. Ning Nawal juga berpesan agar kaum wanita melek politik. Sebab politik itu siasah (cara) untuk menegakkan perintah Alloh di pemerintahan. Dia sendiri merasakan ketika mendampingi suami Gus Yasin sebagai wakil gubernur periode 2018-2023, banyak kebijakan yang bisa diputuskan untuk menolong agama dan pondok pesantren. “Pesantren niku benteng akhlak anak-anal kita, maka harus ada kader yang duduk di pemerintahan agar bisa mengawal. Kulo titip doa dan dukungan semoga Gus Yasin saged kepilih dan diijabah Alloh SWT untuk menjadi wakil gubernur lagi, mendampingi pak Ahmad Luhfi,”harapnya.***

Scroll to Top