News

News

Gus Kautsar Minta Alumni Ponpes yang ada di Jateng Menangkan Luthfi-Yasin

SEMARANG- Ulama muda yang lagi naik daun, Gus Muhammad Abdurrohman Kautsar (Gus Kautsar), ikut terjun membersamai paslon gubernur-wakil gubernur Jateng no 2 (Luthfi-Yasin) untuk menang pada coblosan gubernur Jateng 27 November 2024. Hal itu ditunjukkan Gus Kautsar dengan menghadiri kampanye Pamungkas yang dibalut Doa untuk Jawa Tengah kubu 02 Luthfi-Yasin, di lapangan Pancasila Simpanglima, Semarang, Sabtu, 23 November 2024. Gus Kautsar berpesan kepada seluruh alumni pondok pesantren yang ada di Jawa Tengah, ini saatnya untuk mewujudkan impian santri memiliki kader pesantren menjadi wakil gubernur di pemerintahan. “Monggo, saya menyeru kepada semua alumni pondok Pesantren Ploso, Lirboyo, Kajen, Tegalrejo, Sarang, Kaliwungu, dan lainya untuk berjuang memenangkan Gus Yasin, kader santri kita. Ini saatnya santri punya kader di pemerintahan, saat ini kesempatanya,”kata putra Mbah Nurul Huda Jazuli, pengasuh Ponpes Ploso, Kediri Jawa Timur ini. Gus Kautsar juga berpesan kepada Cagub Ahmad Luthfi, bahwa pemimpin itu harus menjalankan beberapa hal. Diantaranya, harus adil, tidak semena-mena, tidak menggunakan kekuasaan untuk melanggar, tidak korupsi, harus mencintai dan melindungi rakyat, dan paling penting menjadi contoh kebaikan. “Ini saya tidak menasehati Gus Yasin karena sama-sama orang pondok. Yang saya nasehati pak Luthfi. Dalam kitab yang kita pelajari, bahwa pemimpin harus menjadi contoh. Apa yang kita lakukan yang disenangi masyarakat sehingga diikuti, itulah pemimpin,” katanya. Dia mencontohkan seperti yang dilakukan Presiden RI ke-7 Jokowi. Saat itu presiden naik motor kesayangan menggunakan jaket dari Rabbit and Wheels, brand apparel sepeda motor asal Bandung. Sejak itu jaket tersebut diburu pengguna motor. “Itulah pemimpin, leres jih Pak presiden,”tanya Gus Kautsar yang dijawab Jokowi dengan manggut-manggut. Jokowi memang hadir di acara Doa untuk Jawa Tengah tersebut. Namun tidak memberi sambutan. Hanya duduk di barisan depan bersama paslon Luthfi-Yasin dan para Kyai se-Jateng dan Jatim.***

News

Hadang Banjir, Relawan “Santrine Guse” Bersih-bersih Sungai di Semarang

SEMARANG – Aksi mulia dilakukan relawan Cawagub Jateng no 2, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang berjuluk “Santrine Guse”. Di sela kampanye Pilgub Jateng, mereka aksi sosial bersih-bersih sungai (resik-resik kali) di Semarang. Kegiatan Relawan Santrine Guse Peduli Lingkungan, itu, dilakukan Kamis, 21 November, di sepanjang sungai daerah Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang. Sedikitnya 40 relawan berkaos Santrine Guse masuk sungai. Membersihkan sampah-sampah yang nyangkut di sejumlah titik. Ada sampah plastik, kayu-kayu, dan lainya. Semua diangkut dan dibuang ke tempat sampah. Sehingga ketika banjir tidak menyumbat aliran. “Saat ini sudah mulai hujan. Kami lakukan aksi ini untuk mengurangi resiko banjir dengan membersihkan sampah yang berserakan di sungai,” kata Agil, koordinator bersih-bersih lingkungan Santrine Guse. Selain itu, katanya, dengan aksi ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan ke sungai. “Kami dari relawan paslon 2 cagub-cawagub Luthfi-Yasin, juga mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga kebersihan sungai ini, supaya tidak banjir, kalau banjir yang rugi kita semua,”ujarnya. Menurutnya, berkontestasi tidak melulu soal politik. Tetapi juga soal lingkungan, kepekaan sosial dan lainya.***

News

Senyum Jokowi di Pawai Klaten-Karanganyar, Sambutan ke Luthfi-Yasin Luar Biasa

KARANGANYAR – Sambutan luar biasa diberikan warga Kabupaten Karanganyar dan Klaten pada Pasangan Cagub-Cawagub Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen. Hal itu membuat Presiden ke – 7Joko Widodo tersenyum setelahnya. Ketiga tokoh tersebut, Jokowi bersama Paslon Cagub dan Cawagub nomor urut 2 itu sampai rela basah kuyub di Karanganyar karena pawai di tengah gerimis dan berujung hujan lebat saat acara berakhir. Semangat menyapa warga juga begitu luar biasa, tak lain karena antusias masyarakat sangat besar menanti kedatangan mereka. Ada puluhan ribu orang yang hadir di masing-masing pawai, di Klaten maupun Karanganyar. “Klaten dan Karanganyar, saya kira bisa kita lihat sendiri. Sambutannya luar biasa,” kata Jokowi sambil tersenyum saat ditanya wartawan usai pawai di sepanjang Jalan Lawu Kabupaten Karanganyar, Jumat 22 November 2024. Di acara tersebut, Cagub Ahmad Luthfi dan Cawagub Taj Yasin Maimoen hadir langsung untuk pawai bersama Jokowi. Kedatangan mereka disambut puluhan ribu warga yang berdiri berjajar di sepanjang jalan. Jokowi menyebut hadirnya warga di Klaten dan Karanganyar itu sebagai bentuk dukungan penuh pada paslon yang didukung dan diusung 15 parpol tersebut. Mereka secara sukarela datang ke lokasi untuk menyaksikan calon pemimpin Jawa Tengah. “Itu bentuk dukungan penuh masyarakat yang tidak dikerahkan. Mereka datang melihat calon pemimpin,” lanjut Jokowi. Jokowi juga sempat ditanya perihal debat Pilgub Jateng ke-3 yang digelar oleh KPU Jateng. “Itu yang menilai masyarakat,” jawabnya singkat karena hujan turun semakin deras. Pawai di Kabupaten Karanganyar dan Klaten itu begitu menarik. Kehadiran Jokowi, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin disambut oleh komunitas-komunitas seni tradisional. Hal itu sekaligus menjadi hiburan bagi warga yang datang. Di sisi lain, ketiganya juga memberikan banyak kaus pada warga dengan cara dilempar dari atas mobil jeep terbuka. Warga begitu senang dan antusias untuk mendalatkan kaus berwarna hitam dan putih tersebut.***

News

Ada Jokowi Klaten Meriah, 20 Ribu Orang Sambut Pawai Kemenangan Luthfi-Yasin

KLATEN – Untuk kelima kalinya, Cawagub Jateng no 2 Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) turun gunung bersama Presiden RI ke-7 Jokowi. Bersama Cagub Ahmad Luthfi, Gus Yasin dan Jokowi pawai keliling Kota Klaten, Jumat 22 November 2024. Kota yang dikenal basis PDIP itu pecah. Lebih 20 ribu rakyat Klaten tumplek blek ke jalan. Mereka menyambut gegap gempita kedatangan Jokowi dan paslon Gubernur-Wakil Gubernur Jateng no 2 (Luthfi-Yasin). Dengan naik Jeep bak terbuka, tiga tokoh yang dikenal kompak ini menyapa masyarakat. Sepanjang jalan sejauh 3 kilo meter menyebar kaos bergambar Luthfi-Yasin kepada warga yang berjubel di pinggir jalan. Start pukul 14.00 Wib dari Cafe Kopi Nggir Jalan, mereka naik Jeep menyusuri Jl Ronggo Warsito, lalu belok ke Jl Kopral Sayom, Jl Prenjak, lalu Jl Rajawali, dan berakhir di JL HOS Cokroaminoto, pukul 15.30 Wib. Hampir 2,5 jam, rombongan Gus Yasin menyusuri jalanan Tengah kota Klaten. Puluhan ribu warga pada keluar rumah. Dari pinggir jalan memanggil-manggil nama Jokowi, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin. “Gusss Yasiin, Gus Yasiin, minta kaosnya Guuss,” teriak mereka. Sepanjang jalan Gus Yasin tak henti-hentinya melempar kaos kepada warga. Yang dapat kaos senang gembira. Banyak masyarakat histeris melihat tokoh idolanya. “Pak Jokowi, Gus Yasin, Pak Luthfi,” panggil mereka. Pawai sangat meriah dengan speaker horeg yang membunyikan lagu wajib oke oke gas khas Luthfi-Yasin. Di sepanjang jalan juga banyak penampilan hiburan lokal seperti angklung khas Purworejo. Di depan mobil Jokowi ada Kesenian Gedruk yang mengikuti hingga akhir. Setelah finish di Jl HOS Cokroaminoto, Gus Yasin dan rombongan Jokowi melanjutkan ke Karanganyar untuk melakukan pawai yang sama. Pawai kemenangan Luthfi-Yasin no urut 2.***

News

Sowan Sinta Nuriyah Ibu Negara RI Ke 4, Gus Yasin Dipesan Rawat Jawa Tengah

JAKARTA – Dalam rangka meminta doa restu para sesepuh Nahdlatul Ulama (NU), Cawagub Jateng no 2 Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) sowan Sinta Nuriyah Gus Dur, di rumahnya kawasan Ciganjur Jakarta. Isteri mendiang Gus Dur itu menerima langsung Gus Yasin yang ditemani isteri tercinta Nawal Yasin dan Tim Pemenangan. Ibu dari Guru Bangsa itu menyambut dengan hangat. Mengajak Gus Yasin duduk di ruang tamu rumahnya. Keduanya diskusi panjang banyak hal. Mulai soal pilgub Jateng, soal kabar sedulur Sikep di Pati, soal lingkungan, hingga masalah hak-hak perempuan. Khusus masalah gender, Ibu Sinta Nuriyah yang selama ini getol membela hak-hak kaum hawa memberi pesan secara khusus kepada Gus Yasin. “Saya pesan secara khusus, jika nanti memimpin Jawa Tengah tolong masalah perempuan dibela dan diperhatikan, tolong Jawa Tengah dirawat,” pintanya. Ibu Sinta yang bicaranya masih tegas ini menjelaskan, sejauh ini, termasuk di Jawa Tengah nasib perempuan masih diinjak-injak. Hak-hak dalam kehidupan. “Padahal, yang namanya perempuan ini memiliki peran vital. Kalau tidak ada perempuan tidak akan ada laki-laki,” jelasnya. Ia mengatakan, saking pentingnya kaum ibu, nabi sampai mengatakan siapa paling utama untuk dihormati, ibumu, ibumu, ibumu, baru bapakmu. “Tiga lawan satu, ini membuktikan kanjeng Nabi menyuruh umat mementingkan wanita,” tambahnya. Gus Yasin menerima dawuh Ibu Sinta. Siap melaksanakan amanah memperhatikan kaum wanita pada saat nanti jadi Wakil Gubernur. Bu Sinta juga bertanya siapa Cagub Jateng di jawab oleh Gus Yasin namanya Ahmad Luthfi. Gus Yasin menjelaskan Ahmad Luthfi sosok yang lemah lembut peduli kaum disabilitas termasuk wanita beliau adalah Pensiunan Jendral Polisi Bintang Tiga dan Irjen Kemendag RI. “Amargi beliau punya putra disabilitas. Niki membuat Mas Luthfi lemah lembut, sabar merawat putranya,” jelas Gus Yasin. Soal sedulur Sikep, Gus Yasin menjelaskan sudah tidak ada masalah. Soal lingkungan di Pati yang ditentang sudah dibereskan investor semen. “Kendala yang muncul jatinya ditebang, karena mengganggu tanaman penunjang lainnya katanya,” jelas Gus. “Intinya saya pesan, sedulur Sikep dan hutan Jawa Tengah dijaga ya Gus,” pesan Bunda Sinta Nuriyah.***

News, Ngopeni Ngelakoni

Menjelang H-2 Hari Tenang, Jokowi Bersama Luthfi-Yasin Kampanye di Klaten

KLATEN – Presiden RI ke-7 Jokowi berkampanye bersama paslon Cagub-Cawagub Jateng, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen di Klaten Jawa Tengah, Jumat (22/11). Kampanye tersebut dilaksanakan menjelang H-2 memasuki hari tenang. Sebelum kampanye, Jokowi dan Lutfi-Taj Yasin salat jumat bersama di Masjid Al-Aqsa Klaten. Kemudian dilanjut makan siang bersama di salah satu rumah makan di Klaten. Baru setelah itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berkampanye bersama dengan naik mobil Jeep warna putih berkeliling di Jalan Ronggowarsito menyapa warga serta membagikan-bagikan kasus pada warga. Warga pun antusias menyambut kedatangan rombongan yang berjejer di sepanjang jalan. Sebelumnya Jokowi juga melakukan hal serupa berkampanye turun gunung di Brebes, Tegal, Banyumas, Grobogan dan Blora. Kali ini Jokowi menyasar Klaten dan Karanganyar. Ditemui awak media disela berkampanye, Jokowi mengaku untuk agenda hari ini di Klaten. “Agenda hari ini ke Klaten (kampanye Luthfi-Taj Yasin),” terang Jokowi, Jumat (22/11). Dia juga menyinggung pada 27 November nanti menggunakan hak pilihnya di Pilkada Solo dan Pilgub Jateng di TPS Solo. “Besok (Pilkada Solo dan Pilgub Jateng)nyoblos di Solo,” kata dia. Ditanya lokasi mencoblos Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Jokowi menegaskan di Solo. “Di Solo (Gibran mencoblos Pilkada 2024),” papar Jokowi mengakhiri pernyataannya.***

News

Pawai Ke-5 Jokowi dan Luthfi-Yasin Sapa Warga Klaten, Disambut Kesenian Tradisional

KLATEN – Sambutan meriah diberikan warga Kabupaten Klaten pada pawai ke-5 yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Cagub serta Cawagub Jateng Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, Jumat 22 November 2024. Tak hanya puluhan ribu warga yang rela menunggu kehadiran ketiganya, namun puluhan kelompok kesenian tradisional tampil menyemarakkan. Ada kesenian rakyat drum band, reog, topeng ireng, gamelan, barongan, seni tari, hingga ledek. Suasananya riuh rendah. Kemeriahan itu semakin menambah semangat warga Kabupaten Klaten dan sekitarnya yang datang ke lokasi. Perempuan dan laki-laki usia tua muda dan bahkan anak-anak turut datang menyaksikan. Pawai dimulai dari Pertigaan Ngingas yang ada di Kecamatan Klaten Utara. Ketiganya, Jokowi beserta Paslon Cagub-Cawagub nomor urut 2 tersebut semula menyapa masyarakat Klaten dengan jalan kaki. Jabat tangan dan foto selfie seakan menjadi aktifitas wajib yang diminta warga. Sejumlah pelajar yang masih berseragam karena baru pulang sekolah juga antusias menunggu kedatangan mereka. Setelahnya, mereka bertiga naik mobil jeep terbuka yang telah dihias menggunakan janur kuning. Jokowi mengenakan pakaian khas warna putih sementara Ahmad Luthfi serta Gus Yasin berbusana warna biru. Suasana pawai tambah meriah saat mobil jeep yang membawa ketiganya sudah berjalan melintasi Jalan Kopral Sayom. Alasannya, mereka membagi-bagikan banyak kaus pada warga yang berjajar di sepanjang jalan. Sebagaimana di empat pawai sebelumnya di Purwokerto, Tegal, Grobogan dan Blora, ada dua jenis kaus yang dibagikan. Kaus berwarna putih dengan gambar siluet Ahmad Luthfi serta kaos hitam berisikan siluet keberhasilan 10 tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi. “Pak Jokowi Pak Luthfi minta kaosnya Pak,” teriak Ambar warga Ngingas, Kecamatan Klaten Utara. Banyak warga yang mendapatkan lemparan kaus itu, salah satunya adalah Haryanti Prasetyo Wiyandati (56) warga Perum Gergunung Town House, Klaten Utara. Saat ketiga tokoh itu melintas di depannya, ia membentangkan poster bertuliskan ucapan selamat atas bertambahnya usia untuk Ahmad Luthfi. Ia mengaku fans Ahmad Luthfi dan berharap bisa menjadi gubernur Jateng 2024-2029. Haryanti menaruh harapan besar pada Ahmad Luthfi guna kemajuan Klaten dan Jawa Tengah kedepannya. “Pak Luthfi itu lama bertugas di Jateng. Beliau paham dan saya yakin tahu bagaimana memajukan Jawa Tengah,” tandasnya. Pawai itu sendiri berakhir di Pasar Gedhe Klaten. Puluhan ribu warga Klaten yang tumpah ruah menyambut ketiganya menandakan mereka sangat dicintai warga Kabupaten Klaten. Pada empat pawai sebelumnya, puluhan ribu warga juga melakukan hal yang sama. Dalam pawai itu tak ada orasi apapun dari Jokowi maupun paslon.***

News

Jokowi Shalat Jumat Bersama Luthfi-Yasin di Masjid Agung Al Aqsha Klaten

KLATEN – Shalat Jumat bersama dilakukan oleh Presiden ke-7 RI Jokowi bersama Cagub fan Cawagub Jateng Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen. Mereka menunaikan kewajiban sebagai umat muslim itu di Masjid Agung Al Aqsha Kabupaten Klaten. Shalat Jumat bersama ketiganya dilalukan jelang pawai yang di gelar di Kabupaten Klaten, Jumat 22 November 2024. Jokowi, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen tiba di masjid Kebanggaan warga Klaten itu sekitar pukul 11.30 WIB. Namun ketiganya sebenarnya berangkat dari lokasi berbeda, Jokowi dari Solo sementara Ahmad Luthfi dari Kota Semarang. Begitu tiba di masjid, ketiganya langsung masuk dan menuju shaf pertama tepat di posisi belakang imam sholat. Jokowi mengenakan baju berwarna putih, sementara Pasangan nomor 2, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin, mengenakan baju lengan panjang berwarna biru. Usai adzan berkumandang dan khatib naik mimbar, ketiganya menyimak khotbah dengan khusyu. Dilanjutkan dengan menunaikan shalat jumat 2 rakaat. Usai semua rangkaian ibadah shalat Jumat selesai, ketiganya langsung jadi rebutan warga. Mereka meminta jabat tangan hingga foto bersama. “Pak Jokowi, minta foto Pak,” kata salah satu jamaah shalat jumat, Agus Rahmat. Hal yang sama dilakukan warga pada Ahmad Luthfi serta Gus Yasin. Mereka bertiga dengan sabar menyapa dan melayani masyarakat di Masjid Agung Al Aqsa Klaten yang bergaya arsitektur Timur Tengah tersebut. Bahkan saat mereka keluar menuju mobil, warga masih setia mengerumuni. Setelahnya, mereka bertiga dan rombongan makan siang di ayam goreng Bu Mayar Klaten sebelum mengikuti pawai. Pawai akan dimulai dari Simpang Tiga Kopinggir Jalan, lanjut menuju Simpang Tiga Las Kaka, Simpang Tiga Jetak, Simpang tiga Tugu Rajawali, Simpang Empat Karangduwet dan simpang lima Klatos.***

News

Gus Yasin Ziarah Makam Kakek dan Ibunya di Sarang, Rembang

SARANG- Dalam giat kampanye di Sarang Rembang, Cawagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menyempatkan ziarah makam kakeknya Zubair Dahlan (Bapaknya Mbah Moen) di Pemakaman Sumpek, Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Rembang. Pagi-pagi pukul 07.00 Wib, Gus Yasin ziarah dengan jalan kaki dari Pondok Al Anwar Sarang menuju makam sekitar satu kilo meter. Ditemani rombongan, Gus Yasin menyapa orang-orang kampung yang dilewatinya. Sepanjang jalan juga terus diteriakkan yel yel kemenangan Luthfi-Yasin. Tiba di makam pukul 07.20 Wib. Gus Yasin ditemani beberapa tokoh. Diantaranya Gus Idror Maimoen (adik), Gus Rosyid Maimoen (anaknya Mbah Ubab/kakak Gus Yasin), dan Habib Hamid. Selain itu juga diantar masyarakat sekitar. Cawagub incumbent itu langsung duduk bersila di depan pusara Simbah Zubaer Dahlan. Membaca doa dan zikir untuk almarhum yang sudah meninggalkanya. Gus Yasin menjelaskan, selain untuk mengingat kematian, ziarah kali ini untuk melancarkan hajatnya maju Wakil Gubernur bersama cagub Ahmad Luthfi. “Saya ziarah makam kakek saya (Zubaer Dahlan) dan makam ibu saya Hj. Fatimah. Nanti habis coblosan juga ziarah Bapak saya (Mbah Maimoen) di Ma’la Makkah,” kata Gus Yasin.***

News

Sowan Gus Mus, Gus Yasin Banyak Diskusi dan Ger-geran

REMBANG – Cawagub Jateng no 2 Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mendapat kesempatan istimewa sowan Gus Mus (KH.Musthofa Bisri), pengasuh Ponpes Roudlotut Thalibin, di Leteh Rembang, Kamis 21 November 2024. Gus Yasin diterima langsung Gus Mus, di ndalem pondok yang asri. Gus Mus yang masih tampak segar dan energik itu mengajak Gus Yasin bercengkerama sangat lama. Lebih dari dua jam. Diskusi banyak hal. Berlangsung hangat. Diskusi Kyai muda dan Kyai senior ini berlangsung gayeng dan ger-geran. Gus Mus mewarnai dengan gelak tawa. Kyai kharismatik yang juga seniman puisi memberikan concern baik mengenai pilgub Jateng. “Jokowi dukungannya lahir bathin ya. Masya Allah” tanya Gus Mus kepada Gus Yasin. Suami Ning Nawal ini mengiyakan. Dia juga bercerita sekilas kenapa akhirnya maju lagi sebagai wakil gubernur. Gus Mus pun manggut-manggut. “Wekdal niko kulo tinggal pelantikan DPD Yai, tapi disuwun Mas Luthfi supados ndampingi. Kulo mboten saged njawab, kulo jawab setelah umroh mawon. Pas kulo tinggal umroh, malah fotone kulo pun towaf teng pundi-pundi,” jelas Gus Yasin. “Gih, malah tekan alas-alas juga,” kata Gus Mus berkelakar. Gus Mus berpesan jika berdoa hendaklan meminta berkah dan manfaat. Jika tidak membawa manfaat lebih baik tidak usah. Itu, katanya, pesan Mbah Maimoen Zubair ketika dirinya dulu sowan meminta restu. “Nggih ngoten niku pesan Mbah Yai,”cerita Gus Mus. Gus Yasin dipersilahkan makan siang. Setelahya ngobrol lagi bersama Gus Mus hingga pulang. Namun sebelum pulang, Gus Yasin meminta doa. “Kulo nyuwun dungone Yai,” pinta Gus Yasin. Gus Mus mendoakan putra Mbah Maimoen Zubair itu cukup lama. Setelah mendapat doa khusus, Gus Yasin dan Tim Kampanye berpamitan. Gus Mus mengantarkan hingga teras rumahnya.***

Scroll to Top